Breaking News:

Warga Binaan Lapas Lembata yang Terpapar Corona Mulai Pulih

Memasuki hari kelima masa Isolasi mandiri, petugas kesehatan internal Lapas Lembata tetap melakukan monitoring

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
Dokumen Lapas Lembata
Memasuki hari kelima masa Isolasi mandiri, petugas kesehatan internal Lapas Lembata tetap melakukan monitoring dan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan kesehatan Warga Binaan maupun petugas Lapas Lembata yang terkonfirmasi terpapar Covid-19. 

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Memasuki hari kelima masa Isolasi mandiri, petugas kesehatan internal Lapas Lembata tetap melakukan monitoring dan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan kesehatan Warga Binaan maupun petugas Lapas Lembata yang terkonfirmasi terpapar Covid-19.

Dikabarkan sebelumnya, 40 orang dari 64 orang Narapidana, 5 orang tahanan dan 4 orang pegawai Lapas Kelas III Lembata, terkonfirmasi Covid-19.

"Dari 20 orang warga binaan yang sebelumnya bergejala berdasarkan hasil pemantauan, masih terdapat 9 orang yang mengeluhkan gejala seperti sakit flu," ujar Kepala Lapas Lembata, Andreas Wisnu Saputro.

Dikatakan, upaya penanganan, pencegahan dan pemantauan kesehatan Warga Binaan ini dilakukan setiap hari.

Baca juga: KASN Aktifkan Kembali Jabatan Camat Kota Kefamenanu, TTU

Baca juga: Bupati Hery Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Ranaka 2021 di Mapolres Manggarai

Upaya penanganan dan pencegahan ini dilakukan melalui Pemberian Makanan Tambahan , Vitamin, Pemberian Susu, Penyemprotan cairan Disinfektan ke seluruh ruangan baik di areal blok hunian maupun sarana prasarana lainnya.

"Berdasarkan hasil pemantauan pada hari kelima ini perkembangan kondisi kesehatan petugas maupun warga binaan yang terpapar dalam keadaan sehat. Dari 20 orang warga binaan yang sebelumnya bergejala berdasarkan hasil pemantauan masih terdapat 9 orang yang mengeluhkan gejala seperti sakit flu," ujar Wisnu dalam keterangan resmi kepada media, Rabu (5/5/2021).

Pemantauan ini dilakukan melalui pemeriksaan suhu tubuh dan screening terkait kemungkinan adanya gejala lain yang timbul.

Baca juga: Dampak Badai Seroja Terhadap Pembelajaran Online Mahasiswa

Baca juga: Aktivitas Mudik Belum Nampak di Terminal Lolawa-Belu

Berdasarkan hasil pemantauan ini maka pihak Lapas kembali menghimbau khususnya kepada seluruh Warga Binaan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti selalu memakai masker, berjemur di bawah sinar matahari setiap paginya, menjaga jarak ketika berinteraksi baik dengan sesama warga binaan maupun dengan petugas.

Untuk mencegah penyebaran yang lebih luas pihak Lapas juga sementara ini meniadakan layanan penitipan barang sampai dengan keadaan kembali normal mengingat media penyebaran virus ini yang sulit terdeteksi.

Pada kesempatan ini juga pihak Lapas Lembata menyatakan bahwa dalam pelaksanaan tugas semenjak adanya Pandemi Covid-19 ini Protokol Kesehatan sudah kita terapkan baik terhadap petugas maupun warga binaan namun terkadang kami juga mengalami kendala ketika menemui kasus seseorang yang tanpa gejala (OTG).

Tingginya jumlah yang terpapar ini memang karena kami dalam satu komunitas sehingga penyebarannya juga bisa terjadi dengan cepat apabila ada yang sudah terpapar dan tanpa gejala (OTG).

Terkait temuan ini pihak Lapas juga akan terus melakukan evaluasi terhadap standard operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, jika memungkinkan untuk dilakukan perbaikan akan kami laksanakan demi kebaikan dan kenyamanan semua petugas dan Warga Binaan.

"Kami juga mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar musibah ini dapat cepat berlalu, selain itu kami juga memohon maaf kepada semua keluarga Warga Binaan dan mengharapkan koordinasi serta komunikasi yang baik untuk sama-sama mengatasi pandemic Covid-19 ini," tandasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Berita Kabupaten Lembata

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved