Anggota DPRD Lakukan Pelecehan

Duh Bikin Malu, Anggota DPRD di NTT Lakukan Pelecehan Seksual pada IRT,Nasibnya Buruk Ditahan Polisi

Duh Bikin Malu, Anggota DPRD di NTT Lakukan Pelecehan Seksual pada IRT,Nasibnya Buruk Ditahan Polisi

Penulis: Dion Kota | Editor: Adiana Ahmad
Trubun Lampung/Dody Kurniawan
Duh Bikin Malu, Anggota DPRD di NTT Lakukan Pelecehan Seksual pada IRT,Nasibnya Buruk Ditahan Polisi 

Pasalnya selain sebagai anggota DPRD Kabupaten TTS, Jean juga menduduki jabatan Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD TTS.

Karena itu, dirinya akan mengusulkan agar posisi Jean di BK bisa segera dilakukan pergantian sehingga tidak lowong.

Mengingat saat ini dari lima anggota BK, hanya tersisa tiga, satu berhalangan tetap karena meninggal sedangkan satunya lagi (Jean) sedang tersangkut kasus hukum.

"Saya akan Segera laporan hal ini ke partai sehingga bisa segera diambil sikap. Saya prihatin turut prihatin dengan kasus yang menjerat pak Jean," ujarnya.

Kronologi kejadian

Menurut penuturan korban DS, pelaku awalnya mendatangi rumahnya dengan menggunakan mobil berpelat nomor B 7 SON.

Terduga pelaku yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan diduga dalam keadaan mabuk karena tercium bau alkohol dari mulutnya sempat membuat korban kaget.

Setelah memarkirkan kendaraannya, pelaku tidak langsung turun dari mobilnya.

Pelaku masih duduk di dalam mobilnya sambil memutar musik dengan volume yang kencang.

Setelah parkir kurang lebih 5 menit, terduga pelaku turun lalu memasuki rumah korban melalui pintu samping.

Melihat terduga pelaku masuk ke dalam rumahnya, korban langsung masuk ke rumah guna melihat apa yang dilakukan terduga pelaku.

Begitu melihat korban yang masuk, terduga pelaku langsung menyapa korban dengan cara saling bertosan tangan dan langsung memeluk korban.

Saat memeluk korban, tangan pelaku memegang payudara korban.

Karena merasa tidak nyaman, korban berusaha melepaskan diri dari pelukan terduga pelaku dan mengajak terduga pelaku untuk berjalan ke luar rumah.

Namun terduga pelaku masih terus berusaha memeluk korban.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved