Aktivitas Mudik Belum Nampak di Terminal Lolawa-Belu
Aktivitas mudik belum nampak di Terminal Lolowa, Kabupaten Belu, Provinsi NTT
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | ATAMBUA----Aktivitas mudik belum nampak di Terminal Lolowa, Kabupaten Belu, Provinsi NTT. Kendaraan angkutan antar kota dalam provinsi ( AKDP) tidak terlalu banyak mengangkut penumpang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelum Covid-19 melanda negeri ini.
Kepala UPT Dinas Perhubungan Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Belu, Michael saat ditemui Pos Kupang.Com, Rabu (5/5/2021) menjelaskan, dalam pemantauan petugas selama dua hari terakhir belum nampak aktivitas mudik menjelang hari raya Idul Fitri karena mungkin situasi belum normal akibat covid-19.
"Dalam dua hari terakhir ini, angkutan umum belum terlalu nampak aktivitas mudik mungkin karena covid-19. Kita terus memantau beberapa hari ke depan", kata Michael.
Lebih lanjut Michael mengungkapkan, salah satu indikator melihat lonjakan arus mudik itu terlihat dari peningkatan operasi armada bus dari Atambua menuju Kupang atau sebaliknya.
Baca juga: RPD Komisi III Mendadak Batal Kadis P dan K Ende Penuhi Panggilan Jaksa
Baca juga: Polres Malaka Turunkan Kekuatan Penuh pada Operasi Ketupat Ranaka 2021
Saat ini, bus yang beroperasi setiap hari hanya berkisar 15 bus, baik bus jadwal siang maupun malam. Khusus bus malam diperkirakan 6-7 bus. Jumlah ini tergolong sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelum covid-19 melanda itu mencapai 30 bus setiap hari.
Kalau kondisi normal itu, bus operasi sampai 30 unit. Tapi sekarang hanya 15 bus yang jalan. Itupun kurang stabil. Kalau bus malam berangkat dari Kupang ke Atambua sekitar 6-7 bus", kata Michael.
Menurut Michael, kondisi ini selain karena masalah covid-19, juga penumpang tercecer menggunakan angkutan liar seperti travel sehingga agak sulit dikontrol.
Baca juga: Bupati Sumba Timur Larang Kegiatan Bersama dan Halal Bihalal
Baca juga: LBH SIKAP Harap Sidang Tatap Muka Saksi Mahkota Kasus Watodiri, Bukan Virtual
Untuk itu, demi kenyamanan masyarakat yang melaksanakan perjalanan, Michael sudah menugaskan staf untuk memperkuat penjagaan dan pengendalian di posko sehingga petugas dapat mengecek arus mudik. Dinas perhubungan selalu bersinergi dengan satgas covid-19 dan kepolisian sehingga ketika arus mudik terlihat meningkat maka akan diperketat seperti penerapan protokol kesehatan termasuk pengecekan kendaraan. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/aktivitas-mudik-belum-nampak-di-terminal-lolawa-belu.jpg)