Breaking News:

Pertahankan Bebas Malaria, Pemkab Manggarai Tetap Lakukan Tindakan Preventif, Promotif dan Kuratif

Pertahankan bebas malaria, Pemkab Manggarai tetap lakukan tindakan preventif, promotif dan kuratif

POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut, SH sedang menerima Sertifikat Eliminasi Malaria tahun 2021. 

Pertahankan bebas malaria, Pemkab Manggarai tetap lakukan tindakan preventif, promotif dan kuratif

POS-KUPANG.COM | RUTENG---Pemerintah Kabupaten Manggarai menjadi salah satu dari 12 Kabupaten di Indonesia yang meraih menerima penghargaan Sertifikat Eliminasi Malaria tahun 2021 dari Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Sertifikat itu langsung diserahkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin dan diterima oleh Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut,SH, bertempat di Aula Swambesy, Gedung Prof Sujudi, Kemenkes RI, Selasa (27/4/2021).

Sertifikat Eliminasi Malaria adalah penghargaan atas komitmen dan keberhasilan Pemda Manggarai menggerakkan seluruh komponen untuk membebaskan masyarakat dari penularan penyakit Malaria. Keberhasilan dalam upaya eliminasi Malaria di Kabupaten Manggarai tidak terlepas dari komitmen bersama, baik tingkat kabupaten, kecamatan dan desa, serta semua pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.

Baca juga: Yeskiel Santai Hadapi Mosi Tidak Percaya 21 Anggota Protes Ketua DPRD Kota Kupang

Baca juga: Sedih, Rossi Tertahan di Urutan 17 MotoGP Spanyol 2021, Marquez ke-9, Jack Miller Akhiri Paceklik

Bentuk komitmen Pemkab Manggarai dalam upaya Eliminasi Malaria tertuang dalam Peraturan Bupati Manggarai No: 48 Tahun 2017, tanggal 02 Desember 2017, Tentang Eliminasi Malaria di Kabupaten Manggarai dan Instruksi Bupati Manggarai No: HK/12/2019, tanggal 16 Juni 2019, terkait surveilans migrasi, yang mengacu pada Kepmenkes RI, No: 293/Menkes/SK/IV/2009/ tentang Eliminasi Malaria di Indonesia, dan Permenkes No: 275/Menkes/III/2007 tentang Surveilans Malaria, serta surat Edaran Mendagri No: 443.41/465/SJ Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Program Eliminasi Malaria di Indonesia.

Ini adalah bagian dari komitmen bersama secara nasional, regional, maupun global, sesuai dengan komitmen WHO 2007 dan Komitmen regional Asia Pasifik 2015, sebagaimana tercantum dalam target SDGs 3.3 (Sustainable Development Goals) dan Rencana pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 serta Rencana Strategis Kemenkes RI.

Indikator Kelayakan Kabupaten Manggarai, untuk mendapatkan sertifikasi Eliminasi Malaria dari Kemenkes antara lain, pertama Slide Rate positif (SPR) Target: <5%;
SPR Manggarai tahun 2016 (0,31), 2017 (0,12),2018 (0,13), 2019 (0,13).

Kedua, Annual Parasite Incidence (API)<1/1000 Penduduk; API Manggarai, Tahun 2016 (0,19), 2017(0,07), 2018 (0,08), 2019 (0,06).

Baca juga: PDIP Cermati Situasi di DPRD Kota Kupang

Baca juga: Korban Keracunan Makanan Berangsur Pulih

Dan ketiga tidak ada penularan malaria setempat (Kasus Indegenous) selama 3 Tahun berturut-berturut Manggarai selama 3 tahun tidak ada Indegenous.

Wakil Bupati (Wabup) Manggarai, Heribertus Ngabut, saat dihubungi POS-KUPANG.COM dari Ruteng ke Jakarta, Jumat (30/4/2021) lalu, mengatakan,  Pemkab bersama seluruh rakyat Manggarai bangga dengan penghargaan yang diberikan.

Halaman
123
Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved