Breaking News:

PDIP Cermati Situasi di DPRD Kota Kupang

PARTAI Demokrasi Indonesai Perjuangan ( PDIP) mencermati dan mendalami situasi yang terjadi di DPRD Kota Kupang

POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Sekretaris PDIP NTT, Yunus Takandewa 

POS-KUPANG.COM - PARTAI Demokrasi Indonesai Perjuangan ( PDIP) mencermati dan mendalami situasi yang terjadi di DPRD Kota Kupang. Hal ini disampaikan Sekretaris DPD PDIP Provinsi NTT, Yunus Takandewa ketika dikonfirmasi via telepon, Sabtu (1/5/2021).

Yunus mengaku telah mendapat laporan dari Yeskiel Loudoe pada Sabtu siang melalui sambungan telepon. Yeskiel menyampaikan kondisi yang terjadi pasca munculnya mosi tidak percaya.

Menurut Yunus, pihaknya menghormati sikap yang disampaikan oleh anggota DPRD Kota Kupang. Hal tersebut merupakan masukan konstruktif dalam kerja kerja politik di lembaga wakil rakyat.

Karena itu, Yunus telah meminta Yeskiel Loudoe agar dapat terbuka dan berkoordinasi dengan seluruh pihak sehingga tidak mengorbankan agenda agenda untuk kepentingan rakyat.

Baca juga: Korban Keracunan Makanan Berangsur Pulih

Baca juga: Bocah Amarasi Tewas Di Kolam Ikan

"Apalagi saat ini rakyat dengan dalam situasi pasca bencana sehingga butuh kerja kerja nyata bagi rakyat," ujarnya.

Yunus menyebut, sesuai mekanisme partai, penanganan terhadap setiap persoalan kader dilaksanakan secara berjenjang. Jika ada pelanggaran maka ada mekanisme partai yang diterapkan. "Teman teman di internal PDIP Kota Kupang juga turut membahas itu," katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima serta mencermati isi mosi tidak percaya, Yunus menyebut bahwa persoalan yang disampaikan oleh 21 anggota Dewan itu terkait persoalan koordinasi.

Baca juga: Sikap Aurel Hermansyah Berubah Setelah Jadi Istri Atta Halilintar, Sering Berhijab , Anang Senang

Baca juga: Hardiknas di Masa Pandemi Covid-19, Nadiem Kenakan Baju Adat Rote

"Kami tidak melihat itu ada pelanggaran kode etik, tetapi lebih persoalan koordinasi jadi kami minta pak ketua bisa koordinasikan dengan baik supaya agenda-agenda tidak terhambat," imbuh Yunus. (cr8)

Berita Kota Kupang

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved