Breaking News:

Polres Manggarai Sudah Tangani Kasus Video Mesum Diduga Pelajar di Manggarai

telah terjadi tindak pidana persetubuhan terhadap anak yang diduga dilakukan oleh B terhadap korban NM. 

POS KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo, SH.,S.IK. 

Polres Manggarai Sudah Tangani Kasus  Video Mesum Diduga Pelajar di Manggarai

POS-KUPANG.COM | RUTENG--Pihak Kepolisian dari Polres Manggarai bergerak cepat menangani kasus video mesum. Video mesum diduga pelajar di Reo Manggarai itu menyebar luas.

Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo, SH.,S.IK kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 21 April 2021 menjelaskan, terkait video mesum tersebut pihaknya sudah menanganinya.

Adapun pelakunya berinsial B asal Tengku Romot, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok menyetubuhi seorang anak gadis dibawa umur berinsial NM (13) seorang pelajar kelas 2 di salah satu MTs di Kabupaten Manggarai. 

Kapolres Anton juga menjelaskan, kronologis kejadian berawal pada hari Kamis tanggal 11 Maret 2021 sekitar pukul 13.00 Wita di dalam kamar Indekos beralamat di Tengku Romot, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai yang dikontrakan H, telah terjadi tindak pidana persetubuhan terhadap anak yang diduga dilakukan oleh B terhadap korban NM. 

Baca juga: Sempat DPO, 2 Pencuri di Asrama Putri SMK Mutiara Bangsa Ditangkap Unit Jatanras Polres Manggarai

Persetubuhan ini berawal ketika pelaku B menghubungi korban via inbox mengajak korban ke kos tersebut. Setelah korban sampai di kos, pelaku lalu menghubungi saksi IJ untuk datang ke kos. Setelah itu pelaku, korban dan saksi mengobrol lalu pelaku mengajak korban MN dan saksi IJ masuk ke dalam kamar kos milik H. Di dalam kamar kos pelaku mengajak korban untuk bersetubuh layaknya suami istri, akan tetapi korban tidak mau dengan alasan ada IJ. 

Karena pelaku terus merayu dan membujuk korban akhirnya korban mau. Kemudian pelaku menyetubuhi korban. 

Saat pelaku sedang menyetubuhi korban saksi IJ yang sedang berbaring sambil bermain HP, melihat pelaku sedang menyetubuhi korban. Melihat itu saksi IJ hendak keluar dari dalam kamar kos, namun dilarang oleh pelaku dengan alasan tidak boleh membuka pintu nanti orang masuk.

Kemudian IJ kembali berbaring, lalu pelaku menyuruh IJ untuk membalikan badan ke arah lain supaya jangan melihat pelaku dengan korban berhubungan badan. Tidak lama kemudian saat pelaku sedang menyetubuhi korban, pelaku memanggil IJ dengan memelankan suaranya agar tidak didengar oleh korban sambil pelaku memberi kode kepada IJ untuk merekam adegan setubuh yang sedang dilakukan oleh pelaku terhadap korban. 

Baca juga: Memberi Rasa Aman dan Nyaman BagiUmat Muslim di Bulan Ramadhan,Ini Dilakukan Polres Manggarai Timur

Dikatakan Kapolres Anton, awalnya saksi IJ menolaknya, namun karena pelaku terus memaksa, akhirnya IJ merekam dan membuat video tersebut. Usai pelaku menyetubuhi korban, pelaku mengambil HP milik IJ kemudian pelaku mengirimkan video tersebut ke HP pelaku via WA, setelah itu pelaku menghapus video tersebut dari HP IJ.

Dikatakan Kapolres Anton, menurut keterangan korban, pelaku B sebelumnya juga sudah menyetubuhi korban pada hari Kamis tanggal 4 Maret 2021 sekitar pukul 12.00 Wita dan hari Jumat tanggal 5 Maret 2021 sekitar pukul 11.00 Wita dengan TKP yang sama.

Jatanras Polres Manggarai Tangkap 1 Orang Pencuri HP di Tenda Kota Ruteng, 1 Masih DPO

Kapolres Anton juga mengatakan, terhadap kasus ini, pihaknya telah mengambil sejumlah langkah- langkah hukum yakni, telah melakukan interogasi terhadap korban NM, telah interogasi terhadap para saksi, terhadap korban telah dilakukan visum di RSUD Ruteng dan juga telah mendatangi TKP di kos-kosan tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)
 

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved