PLN Sebut 93,7 Persen Listrik di NTT Telah Menyala

Dua pekan berlalu pasca badai Siklon Tropis Seroja, PLN telah berhasil memulihkan sebagian dari sistem kelistrikan NTT

Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Kanis Jehola
zoom-inlihat foto PLN Sebut 93,7 Persen Listrik di NTT Telah Menyala
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Foto kerusakan di beberapa lokasi di wilayah Kota Kupang antara lain Baun, Sumlili, Tablolong, sebagian Oesapa, dan Oebelo.

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dua pekan berlalu pasca badai Siklon Tropis Seroja, PLN telah berhasil memulihkan sebagian dari sistem kelistrikan NTT. Capaian presentase pelanggan menyala per Senin (19/4/2021) pukul 12.00 Wita mencapai 93,7 persen atau sebanyak 595.725 pelanggan menyala dari 635.979 pelanggan terdampak.

Berdasarkan data PLN tersebut, presentase gardu normal telah mencapai 92,3 persen atau sebanyak 3.694 gardu distribusi menyala dari 4.002 gardu distribusi terdampak. Kini, masih tersisa 308 gardu distribusi padam dan 40.254 pelanggan masih padam.

Presentase desa menyala pun telah mencapai 93,2 persen, yang mana 1.640 desa telah menyala dari 1.759 desa terdampak badai.

Baca juga: Penyidik Polres Sumba Barat Periksa 4 Staf RSUD Waikabubak Terkait Perusakan Ruang Isolasi

Baca juga: Murid dan Orangtua SMPK Frateran Ndao Ende Kirim Bantuan Korban Bencana Adonara dan Lembata

Kini, ada empat UP3 yang sedang dalam proses pemulihan, yakni UP3 Kupang, UP3 FBT, UP3 FBB, dan UP3 Sumba. Untuk

Alur pemulihan listrik pasca badai memang cukup panjang. Manager UP3 Kupang Arif Rohmatin menjelaskan, pasca badai pagi itu, pemeriksaan dilakukan ke semua pembangkit listrik, baik Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Bolok dan Panaf, juga Marine Vessel Power Plant. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh terkait kondisi mesin pembangkit, generator, peralatan kontrol, dan kesiapan bahan bakar. Usai memastikan pembangkit listrik dalam kondisi aman, PLN mengambil langkah pemulihan listrik bertahap.

"Prioritas pertama kami itu pastikan jaringan telekomunikasi dulu. Kalau jaringan susah, koordinasi PLN juga terhambat. Kami koordinasi untuk Telkom dan Telkomsel dulu," kata Manager UP3 Kupang Arif Rohmatin, Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: Normalisasi Jaringan Listrik di Kabupaten TTU telah Mencapai 100%

Baca juga: Kilas Balik T.19 Roboh, Tim PLN Lakukan Sinergi Percepatan Pembangunan

Selanjutnya, PLN melakukan pemulihan listrik di jalur SPBU agar distribusi energi bagi masyarakat tetap berfungsi. Pemulihan listrik berikutnya dilakukan di tempat pelayanan publik, seperti rumah sakit dan perbankan. Kota ini tak semuanya gelap di hari pertama itu.

Pemetaan kerusakan telah dilakukan. Hari kedua, para petugas PLN berpencar melakukan pemulihan. Pohon-pohon yang berjatuhan dan merusak kabel serta tiang listrik harus segera disingkirkan.

Arif Rohmatin menambahkan, beberapa daerah yang masih padam untuk wilayah Kota Kupang antara lain Baun, Sumlili, Tablolong, sebagian Oesapa, dan Oebelo.

"Kendalanya karena kondisinya rusak parah dan perlu banyak pekerjaan. Saat ini tim kami masih sementara kerjakan, mudah-mudahan minggu ini bisa kami selesaikan," kata Arif, Senin (19/4).

Sementara itu, GM PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko menyebut bahwa berbagai kendala ditemui PLN saat melakukan upaya pemulihan listrik. Selain kerusakan instalasi yang cukup parah, akses jalan dan transportasi juga menjadi kendala bagi petugas PLN dalam memperbaiki instalasi.

Jatmiko menyebut, kendala akses jalan yang putus dialami oleh petugas di Lembata, Adonara, dan Sumba Timur. Sementara itu, kendala yang dialami di Sabu dan Rote tak lain adalah moda transportasi baru bisa diakses setelah hari ke tujuh.

"Kami belum bisa kirim material, peralatan, dan tambahan tenaga karena akses ke Sabu dan Rote terkendala. Sedangkan khusus ke arah Tablolong, Naioni, dan Baun itu yang sekarang masih ada sisa kami harus perbaiki," sambungnya dalam dalam Press Conference Energize Tower Emergency T.19 Maulafa-Naibonat di Kantor PLN UIW NTT, Senin (19/4) siang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Kumpulan Berita PLN

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved