14 Nelayan Sinjai Terdampar di Kabupaten Sabu Raijua NTT, 3 Dinyatakan Masih Hilang

Saat ini, semua nelayan selamat dalam keadaan baik dan siap untuk dipulangkan ke daerah asalnya.

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/IRFAN HOI
Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi usai memimpin rapat penanganan bencana alam di NTT.  

14 Nelayan Sinjai Terdampar di Kabupaten Sabu Raijua NTT, 3 Dinyatakan Masih Hilang

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Informasi adanya nelayan asal kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan terdampar di kabupaten Sabu Raijua Pasca badai Seroja pekan lalu, tiga orang masih dinyatakan hilang dari total 14 nelayan.

"Ada 14, 11 ditemukan 3 hilang, sudah almahrum barangkali, saya juga kurang tau," ungkap Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, usai memimpin rapat evaluasi penanganan bencana alam di NTT, Sabtu 17 April 2021.

Ia mengatakan, para nelayan tersebut ditemukan pada saat badai Seroja terjadi dan berhasil diselamatkan oleh warga setempat. Saat ini, semua nelayan selamat dalam keadaan baik dan siap untuk dipulangkan ke daerah asalnya.

Selain nelayan terdampar di kabupaten Sabu, dua orang pelaut asal kabupaten ini juga sebelumnya di informasikan terdampar di negara Australia dan kini telah dipulangkan ke kabupaten Sabu.

Informasi yang dihimpun dari dinas sosial, saat ini total ada 7 nelayan dari luar NTT  yang terdampar di perairan NTT telah ditemukan dan pulangkan ke daerah asalnya masing-masing.

Baca juga: Wagub NTT, Josef Adrianus Nae Soi Pastikan Relokasi Warga Pasca Bencana di Kabupaten Lembata

"6 orang merupakan orang Jawa, kita sudah pulangkan dan 1 orang merupakan warga Timor Tengah Selatan, itu juga sudah dipulangkan. Mereka terdampar di pulau Semau, kapal terbalik," ujar Kabid perlindungan dari dinsos provinsi NTT.

Untuk diketahui, kabupaten Sabu Raijua mencatat korban meninggal dunia akibat badai Seroja ini sebanyak, 3 orang, belum ditemukan 7 orang, rumah rusak berat 4.591, rusak sedang 3.193, rusak ringan 5.332 dan rumah terdampak 13.116 dan warga terdampak 12.973 jiwa.

Secara keseluruhan, total korban meninggal dunia di Nusa Tenggara Timur akibat bencana alam ini sebanyak 181 jiwa, korban hilang 47 jiwa, korban luka-luka 225.

Baca juga: Gunakan Helikopter ke Lembata, Wagub Nae Soi Pantau Distribusi Logistik kepada Pengungsi,Simak Info

Total pengungsi sebanyak 84.631 jiwa, warga terdampak 470.649 jiwa, rumah rusak berat sejumlah 15.252 unit, rumah rusak sedang 11.589 unit, dan rumah rusak ringan 44.182 unit dan rumah terdampak 71.023 unit. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved