Gara-Gara Lilin, Kios Halima di Kabupaten TTS Dilalap Si Jago Merah
Korban diketahui hanya pergi untuk melihat kondisi kios dan barang yang ada di dalam kios miliknya tersebut.
Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
Gara-Gara Lilin, Kios Halima di Kabupaten TTS Dilalap Si Jago Merah
POS-KUPANG.COM | SOE -- Kios milik Halima yang berada di Kompleks pasar inpres soe, Jumat 16 April 2021 sekitar pukul 20.15 WITA dilalap di jago merah. Api diduga bersumber dari lilin yang dibakar korban di dalam kiosnya.
Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera kepada Pos-Kupang. Com, Sabtu mengatakan, berdasarkan keterangan saksi Wahyudi diketahui dua bulan terakhir kios korban tidak dibuka karena korban sedang sakit dan keadaan pandemi Covid - 19.
Korban diketahui hanya pergi untuk melihat kondisi kios dan barang yang ada di dalam kios miliknya tersebut.
Masih menurut keterangan saksi, pada saat kejadian kebakaran, korban diketahui sedang melaksanakan sholat taraweh di Masjid Agung Al-iklas Soe.
Sebelum melaksanakan sholat, korban diketahui menyalakan sebatang lilin di dalam kios dengan maksud untuk menerangi kios tersebut karena di dalam kios terdapat lima ekor ayam milik korban.
Baca juga: Data Kecamatan Asal-asalan, Tim BPBD Kabupaten TTS Turun Langsung Data Sendiri di Lapangan
Baca juga: DPC PKB Kabupaten TTS Bantu Korban Banjir di Desa Koa, TTS
Diduga kuat, salah satu ayam dalam kios tersebut menyenggol lilin hingga terjatuh dan membakar bangunan kios tersebut.
"Ada saksi yang sempat melihat pemilik kios membakar lilin sebelum pergi menjalankan sholat. Diduga api dari lilin tersebutlah yang membakar bangunan kios tersebut," ungkap Hendricka.
Sang pemilik kios sendiri lanjut Hendricka, tidak mengingat persis apakah dirinya membakar lilin atau tidak. Namun dirinya mengakui beberapa hari terakhir ia sering membakar lilin pada malam hari di kios tersebut karena listrik padam.
Beruntung saat kejadian tersebut ada masyarakat yang melihat dan langsung membunyikan tiang listrik sambil berteriak-teriak bahwa ada kebakaran. mobil pick up yang menjual air yang hendak mengisi air pada warung yang berada di dalam pasar langsung diarahkan untuk membantu menyiram kios korban. .
Mobil tangki air milik Timor megah pun ikut membantu memadamkan api. Sekitar pukul 21.15 wita api berhasil di padamkan dan barang- barang yang berada di dalam kios tersebut berhasil di keluarkan masyarakat bersama Anggota Patroli Polres TTS.
Baca juga: Dinas P3A Kabupaten TTS Terima 12 Kasus Kekerasan Seksual
Baca juga: 62 Rumah di Kabupaten TTS Alami Rusak Berat Akibat Banjir
"Barang-barang jualan korban sebagian masih sempat diselamatkan masyarakat dan Anggota polisi. Diduga kerugian dalam musibah tersebut menyentuh angka 3 juta rupiah," terangnya.
Kepala Bapenda Kabupaten TTS, Aba Anie selaku pengelola Pasar Inpres Soe menghimbau kepada para pedagang (penyewa kios) agar tidak bakar lilin di dalam kios karena bisa memicu terjadinya kebakaran.
Selain itu, kompor juga tidak diperbolehkan ditaruh di dalam kios. Para penyewa kios diminta untuk menjaga keselamatan kiosnya dan juga warga lainnya.
"Ini menjadi peringatan untuk semua agar tidak menyalahkan lilin dalam kios lalu kios ditinggal kosong saja," sebutnya. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Dion Kota)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bangunan-kios-milik-halima-yang-terbakar.jpg)