Breaking News:

Alat  Berat Keruk Lumpur di Bendung Kambaniru, Kabupaten Sumba Timur, Begini Kondisinya

Alat berat mengeruk lumpur dan pasir di Bendung Kambaniru, Kabupaten Sumba Timur. Lumpur dan pasir ini dibawa oleh banjir beberapa waktu lalu.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Alat berat sedang mengeruk sedimen di Bendung Kambaniru, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (17/4/2021).   

Alat  Berat Keruk Lumpur di Bendung Kambaniru, Kabupaten Sumba Timur

Laporan Reporter POS - KUPANGCOM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/WAINGAPU -- Alat berat mengeruk lumpur dan pasir di Bendung Kambaniru, Kabupaten Sumba Timur. Lumpur dan pasir ini dibawa oleh banjir beberapa waktu lalu.

Pada Sabtu (17/4/2021), nampak ada satu alat berat sedang mengeruk sedimen berupa lumpur dan pasir yang ada di Bendung Kambaniru.

Alat berat ini sudah bekerja sejak beberapa hari lalu.

Timbunan sedimen ini bisa mencapai 10 meter. Pengerukan dilakukan terlebih dahulu di titik saluran menuju areal persawahan. Saluran itu mengalirkan air ke persawahan  yang ada di Kelurahan Malumbi dan Lambanapu. 

Sampai saat ini air belum bisa mengalir melalui saluran yang ada akibat sedimen yang menahan air. Karena itu, perlu dikeruk.
Air yang mengalir di bendungan itu tidak tertampung lagi karena sebagian bangunan bendung itu ambruk beberapa waktu lalu akibat banjir yang melanda wilayah Sumba Timur.

Sementara pada Jumat (16/4), seluruh ASN lingkup Pemkab Sumba Timur dikerahkan untuk membersihkan saluran dari bendungan tersebut.

Bupati Sumba Timur, Drs. Khris Praing,M.Si mengatakan, pengerjaan perbaikan Bendung Kambaniru sudah mulai dilakukan.
"Saat ini sudah mulai dikerjakan. Memang banyak sedimen sehingga tahap awal harus mengeruk semua sedimen yang ada," kata Khris.

Menurut Khris, pengerjaan bendungan itu harus segera dilakukan,jika tidak maka ribuan hektar lahan persawahan terancam tidak digarap.

"Bendungan ini mengairi sekitar 1.440 hektar lahan sawah. Karena itu perlu secepatnya dibenahi," katanya.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sumba Timur, Ayub Tay Paranda mengatakan, perbaikan Bendung Kambaniru perlu menjadi perhatian, karena bendungan itu satu-satunya tumpuan petani yang ada di Kecamatan Kambera.

Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat Kunjungi Korban Bencana di Pulau Ndao, Nuse dan Lobalain

"Kita dukung upaya pembangunan rehabilitasi kembali Bendung Kambaniru. Tentu, bukan saja Bendung Kambaniru, tapi ada juga bendungan lain serta infrastruktur pertanian di Sumba Timur perlu jadi perhatian," kata Ayub.
Untuk diketahui akibat badai Seroja, bendungan ini ambruk. Bahkan terjadi abrasi yang cukup banyak. Usai banjir, banyak sedimen di saluran irigasi. *)

Alat berat sedang mengeruk sedimen di Bendung Kambaniru, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (17/4/2021).
 
Alat berat sedang mengeruk sedimen di Bendung Kambaniru, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (17/4/2021).   (POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved