Breaking News:

Salam Pos Kupang

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

MENTERI Agama ( Menag) Yaqut Cholil Qoumas telah mengumumkan 1 Ramadan 1442 Hijriyah jatuh pada tanggal 13 April 2021

Editor: Kanis Jehola
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - MENTERI Agama ( Menag) Yaqut Cholil Qoumas telah mengumumkan 1 Ramadan 1442 Hijriyah jatuh pada tanggal 13 April 2021. Itu artinya, terhitung mulai 13 April 2021 hari ini umat Islam menjalankan masa puasa selama satu bulan.

Masa puasa merupakan masa khusus di mana umat Islam akan lebih khusuk berdoa, menjalankan puasa dan pantang, tetapi juga masa di mana umat Islam melakukan perbuatan-perbuatan baik atau amal kepada sesama di sekitarnya, terutama kepada sesama yang sangat membutuhkan perhatian.

Sayangnya, masa puasa 2021 masih berlangsung dalam situasi pandemi Covid-19, sama seperti masa puasa tahun 2020. Maka, masa puasa tidak boleh mengabaikan kepatuhan kita pada protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal ini pun menjadi perhatian Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam pesannya kepada seluruh umat muslim Indonesia menjelang masa puasa 2021. Menag mengimbau umat Islam untuk menerapkan aturan sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Baca juga: Promo JSM Indomaret 9-15 April 2021, Telur Ayam 10 Butir Rp 26 Ribu, 5 pcs Mie Sedap Cuma Rp 12 Ribu

Baca juga: WVI Respon Tanggap Darurat, Distribusi Bantuan Korban Banjir Bandang,Tanah Longsor, Angin Kencang

Yaqut meminta agar salat Taraweh, itikaf, kultum dan seterusnya yang akan dilaksanakan umat Islam selama masa puasa tetap mengikuti protokol kesehatan. Bahkan salat Taraweh berjamaah dan aktivitas berjamaah lainnya di masjid, khususnya di zona oranye dan zona merah sama sekali dilarang.

Selain itu jumlah maksimal jemaah yang hadir 50 persen dari kapasitas masjid atau musala, tiap jamaah wajib membawa perlengkapan ibadah seperti sajadah atau mukena masing-masing, dan ketentuan lain terkait salat Idul Fitri berkaitan dengan protokol kesehatan.

Khusus untuk umat Islam di Nusa Tenggara Timur (NTT), masa puasa 2021 tentu saja memiliki tantangan lebih besar. Selain berlangsung di tengah pandemi Covid-19, puasa di NTT juga dimulai pada saat hati kita masih diliputi suasana duka akibat jatuhnya banyak korban saat badai Seroja melanda NTT.

Baca juga: Bulan Ramadan Stok Beras di Perum Bulog Ruteng Stabil

Baca juga: Daerah NTT Diprediksi Bakal Hujan Ringan Disertai Petir dan Angin Kencang, Hati-Hati, Info

Tidak sedikit dari kita kehilangan anggota keluarga dan harta benda setelah diporak-poranda oleh dahsyatnya badai Seroja.

Kiranya situasi ini tidak menjadi halangan bagi kita khususnya umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa. Sebaliknya, jadikan situasi ini sebagai tantangan dan kesempatan untuk beramal dan menunjukkan kepedulian kepada sesama, baik sesama umat Islam maupun umat beragama lainnya.

Doakan agar pandemi Covid-19 segera berlalu, dan agar kerusakan akibat badai Seroja segera pulih. Kiranya pemerintah dan masyarakat NTT diberikan energi lebih agar sanggup bekerja untuk mengatasi berbagai dampak bencana alam di NTT.

Seluruh masyarakat NTT termasuk umat agama yang tidak ikut menjalankan ibadah puasa agar menciptakan suasana kondusif bagi umat yang sedang berpuasa. Jaga ketenangan, kedamaian, dan jauhkan perbuatan-perbuatan onar yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Akhirnya, kami sampaikan selamat menunaikan puasa Ramadan 1442 Hijriah kepada umat Islam. Semoga puasa semakin mendekatkan Anda kepada Allah SWT dan membawa berkat berlimpah bagi Anda dalam hidup bermasyarakat dan bernegara. *

Kumpulan Salam Pos Kupang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved