Polres Mabar Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Ranaka 2021
Pihak Polres Manggarai Barat ( Mabar) menggelar apel pasukan Operasi Keselamatan Ranaka 2021
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Pihak Polres Manggarai Barat ( Mabar) menggelar apel pasukan Operasi Keselamatan Ranaka 2021. Apel tersebut digelar pada Senin (12/3/2021) di Mapolres Mabar.
Kapolres Mabar, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si. memimpin apel yang dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat terkait larangan mudik pada lebaran tahun ini, sekaligus untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Dalam amanat Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum. yang dibacakan oleh Kapolres Mabar, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa permasalahan di bidang lalu lintas, dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis.
Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Baca juga: Child Fund dan LPMM Kupang Bagi Bantuan Ke Sejumlah Anak Korban Badai Seroja
Baca juga: Penjabat Bupati Sumba Barat Dan Bank NTT Serahkan Bantuan Bagi Korban Bencana Banjir Wanokaka
Menurutnya, perkembangan transportasi juga telah memasuki era digital. Di mana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman, cukup menggunakan Handphone. Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut.
"Polisi Lalu Lintas terus berupaya melaksanakan program Kapolri yang disebut Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan)," ungkapnya dalam siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM, Selasa (13/4/2021).
Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Kapolda NTT mengharapkan bisa mewujudkan dan memelihara Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Berlalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
Baca juga: Gebrakan Terbaru Dari Maybank Indonesia Lewat Program My Happy & Lucky Bank
Baca juga: 49 Warga di Kelurahan Liliba Kupang Akan di Relokasi ke Wilayah Baru, Simak Infonya
Selain itu, bisa meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan Lalu Lintas, dan membangun budaya tertib Berlalu Lintas serta upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Keempat hal tersebut memiliki kompleksitas yang tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak.
"Salah satu yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan. Keselamatan memang sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalu lintas. Dalam konteks ini, lalu lintas dapat dipahami sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan cermin tingkat modernitas," ujarnya.
"Keselamatan dalam berlalu lintas memang sering diabaikan bahkan tidak dianggap penting. Hal itu dapat ditunjukan dari Political Will pengguna lalu lintas. Kesadaran pengguna lalu lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah," tambahnya.
Selanjutnya, data jumlah kecelakaan Lalu Lintas diwilayah hukum Polda NTT berdasarkan aplikasi IRSMS (Integrated Road Safety Management System) yang dikelola Ditlantas Polda NTT pada Tahun 2020 sebanyak 1.125 kejadian, dengan korban meninggal dunia 393 orang, luka berat 412 orang, luka ringan 1.327 orang. Dibandingkan pada tahun 2019 sebanyak 1.431 kejadian. Terjadi penurunan jumlah Laka sebesar -306 kejadian atau turun minus -21 persen.
Jumlah pelanggaran Lalu Lintas pada Tahun 2020 sejumlah 23.047 pelanggaran dibandingkan Tahun 2019 sejumlah 37.302 pelanggaran terjadi penurunan sejumlah -14.255 pelanggaran atau menurun 61 persen.
Dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas menjelang Idul Fitri 1442 H Tahun 2021 di tengah pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) Polri melaksanakan operasi Kepolisian di tingkat Polda dan Polres dengan sandi Operasi Keselamatan Ranakah 2021, yang dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 12 sampai dengan 25 April 2021, secara serentak di seluruh Indonesia.
"Operasi Keselamatan ini merupakan jenis operasi harkamtibmas yang mengedepankan giat preemtif dan preventif disertai persuasif serta humanis dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/polres-mabar-gelar-apel-pasukan-operasi-keselamatan-ranaka-2021.jpg)