Kamis, 4 Juni 2026

Pasca Bencana Alam NTT

Childfund dan LPMM Kupang Bagi Bantuan Ke Sejumlah Anak Korban Badai Seroja

Lembaga Childfund dan LPMM menyerahkan sejumlah bantuan ke korban akibat badai Seroja yang melanda NTT Minggu 5 April 2021 lalu. Bantuan di

Tayang:
Editor: Ferry Ndoen
foto: Irfan Hoi/
penyerahan bantuan dari Childfund dan LPMM Kupang kepada anak-anak di kelurahan Liliba.  

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Lembaga Childfund dan LPMM menyerahkan sejumlah bantuan ke korban akibat badai Seroja yang melanda NTT Minggu 5 April 2021 lalu.

Bantuan di serahkan di Aula Gereja Jemaat Moria, keluarahan Liliba, Selasa 13 April 2021.

Project Coordinator LPMM Kupang, Silvester Seno, mengatakan kegiatan hari ini merupakan perdana di lakukan oleh pihaknya dengan menyasar kepada anak-anak sebagai penerima bantuan.

"163 anak yang terdampak langsung, kita memberikan kepada 28 anak yang terdampak longsor kemarin yang tinggal di bantaran kali Liliba. Dikelurahan ini wilayah dampingan kami," kata Silvester usai penyerahan bantuan, Selasa 13 April 2021.

Ia mengungkapkan, pihaknya memberikan bantuan berupa satu paket sembako yang akan diberikan kepada 28 anak korban longsor, sedangkan untuk kepala keluarga lainnya akan diberikan satu paket higen kit.

Silvester bersama LPMM juga berkomitmen akan tetap memberikan dukungan terhadap anak-anak yang terdampak akibat bencana alam ini.

"Pada prinsipnya, pendampingan kita adalah perlindungan anak, termakud jauh dari lokasi-lokasi yang menyebabkan anak tidak terlindungi, misalnya tanah longsor," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat Gunakan Helikopter Tinjau Kondisi Sabu Raijua Pasca Bencana

Baca juga: Dua Nelayan Sabu Hilang 8 Hari Terseret di Samudera Hindia Dihantam Badai Seroja, Begini Kondisinya

Ia juga berharap agar semua elemen untuk bisa merespon bencana ini dengan koordinasi yang baik agar memastikan dukungan yang diberikan tepat sasaran.

Saat ini, kata Silvester, di wilayah lain yang menjadi dampingannya telah di lakukan pendataan dan tinggal menunggu proses distribusi.

"Saat ini dua desa di TTS yang menjadi dampingan masih aman, juga ada beberapa desa di Amarasi juga tidak terdampak. Ini sesuai dengan data yang kita dapat, tapi kita akan cross check dengan data yang dikeluarkan pemerintah," pungkasnya.

Frengky, (15) salah anak seorang penerima bantuan, menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada LPMM Kupang dan lembaga Childfund yang telah membantu ia bersama keluarganya.

Diakui Frengky, rumahnya pasca longsor saat ini kondisinya cukup parah sehingga tidak nyaman untuk kembali ditempati.

Ia juga mengharapkan agar lembaga ini dapat membantu lebih banyak orang ditengah situasi seperti saat ini.

Lurah Liliba, Viktor Makoni, mengatakan warganya yang terdampak bencana, membutuhkan sembako dan tempat tinggal. Sehingga kehadiran lembaga ini, bagi Viktor, merupakan hal yang sangat membantu warga.

Secara keseluruhan, disampaikan Makoni, sebanyak 557 kepala keluarga atau 2.290 jiwa yang tersebar di 52 RT  terdampak akibat bencana siklon Seroja ini.

"Terimkasih kepada lembaga Childfund lewat LPMM telah membantu warga saya. Dampak yang paling parah di RT 6, RT 50, dan RT 36 dengan total 49 kepala keluarga," tandasnya. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

penyerahan bantuan dari Child Fund dan LPMM Kupang kepada anak-anak di keluarhan Liliba. 
penyerahan bantuan dari Childfund dan LPMM Kupang kepada anak-anak di keluarhan Liliba.  (foto: Irfan Hoi/)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved