Breaking News:

Balai Anak Naibonat di Kupang Beri Layanan Psikososial bagi Anak Korban Bencana

Kementerian Sosial RI melalui Balai Anak Naibonat di Kupang memberikan Layanan Dukungan Psikososial ( LDP) bagi pengungsi

Dok. Humas Balai Anak Naibonat
Kementerian Sosial RI melalui Balai Anak Naibonat di Kupang memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi pengungsi anak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG--- Kementerian Sosial RI melalui Balai Anak Naibonat di Kabupaten Kupang memberikan Layanan Dukungan Psikososial ( LDP) bagi pengungsi anak di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Hal ini dilakukan untuk merespon bencana banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah di NTT.

Dalam situasi bencana, anak-anak yang berada di lokasi pengungsian termasuk dalam kelompok rentan yang membutuhkan Layanan Dukungan Psikososial sebagai salah satu bentuk pemulihan.

Mengutip Rilis Berita Humas Balai Anak Naibonat di Kupang yang dikirim ke Pos-Kupang, Minggu (12/4) disebutkan, Balai Anak Naibonat di Kupang melakukan kegiatan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bersama dengan hadirnya Tim Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak melakukan kegiatan LDP di posko 2 korban banjir dan longsor, Oesao Gereja Elim Naibonat.

Baca juga: Komunitas Bhayangkara Pasola Trail Adventure Peduli Bencana Bantu Korban Bencana Sumba Timur

Baca juga: Update Kode Redeem FF 11 April 2021, Buruan Klaim Kode Redeem Free Fire Terbaru dan Terlengkap

Sebanyak 103 anak mengikuti kegiatan ini. Pekerja Sosial Balai Anak Naibonat di Kupang berkolaborasi dengan Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kabupaten dan Kota Kupang juga memberikan LDP di Kelurahan Naibonat, Kabupaten Kupang kepada 200 anak penyintas banjir.

Kepala Balai Anak "Naibonat" di Kupang, Supriyono mengatakan sebagai salah satu upaya untuk memulihkan perasaan takut atau trauma pada anak atas kejadian bencana banjir bandang di NTT.

Kemensos melalui Balai Anak Naibonat di Kupang telah melakukan Layanan Dukungan Sosial bagi pengungsi anak.

Kegiatan ini dilakukan melalui permainan seperti bernyanyi dan bergerak bersama, menggambar bersama sebagai _art therapy_ bagi anak, bermain bola, tebak-tebakan dan permainan edukatif lainnya yang difasilitasi oleh para Pekerja Sosial.

Baca juga: Dewan dan Penjabat Bupati Malaka Bahas Jalur Alternatif di Benenain

Baca juga: Pegadaian TTU-Malaka Bersonasi dengan Korban Banjir Benenain

Selain itu, anak-anak juga diajarkan mengenai protokol kesehatan yang harus selalu ditaati di lokasi pengungsian mengingat saat ini sedang di masa Pandemi Covid-19.

Kegiatan pun berjalan dengan mengutamakan protokol kesehatan karena sebelum kegiatan di mulai anak telah di bagikan masker oleh tim LDP dari Balai.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved