Terduga Teroris Ini Serahkan Diri Setelah Cairkan Dana Bansos, Kisahnya Mengejutkan Karena Ini, Apa?
Nauval Farisi, seorang terduga teroris melakukan hal yang mengejutkan. Selama ini ia menerima dana bantuan sosial dan berulang kali mencairkannya.
Hingga saat ini, pelaku telah diserahkan kepada penyidik Densus 88 Antiteror Polri.
"Tim reserse dari Polsek Setiabudi datang ke rumahnya untuk mengamankan. Jadi bukan menangkap ya, mengamankan. Selanjutnya menyerahkan ke Densus 88 yang memiliki kewenangan penyidik tindak pidana terorisme," ujar Ahmad.

Pelaku Penerima Bansos
Nauval Farisi diketahui tinggal di Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Ketua RT03/RW04 Tanjung Barat, Budianto mengatakan Nauval merupakan penerima bantuan sosial tunai pandemi covid-19.
Ia kata Budianto baru saja mencairkan bantuan tersebut pada bulan Februari 2021 lalu.
Besaran BST itu mencapai Rp 300.000 per bulan dan tahun ini sudah dicairkan pada Januari dan Februari. Sisanya rencananya pada Maret dan April 2021.
"Terakhir saya bertemu NF saat pembagian BST awal Februari," ujar Budianto.
Selain bansos tunai, Nauval juga menerima bansos sembako.
Budianto memperkirakan secara kedudukan nama Nauval masih akan tercantum sebagai penerima. Meski demikian, ia tidak dapat memastikan kelanjutan pada sisa pengambilan selanjutnya.
"Haknya dia tetap ada tapi soal nanti dia mau ambil, saya tidak tahu juga, tapi bisa diwakili istrinya," katanya.
Nauval kini tidak lagi tinggal di Tanjung Barat lagi setelah menikah.
Rumah Nauval di Tanjung Barat kini dihuni oleh paman dan bibinya.
Budianto juga bercerita, Nauval sempat bekerja di sebuah perusahaan pembiayaan. Namun imbas pandemi covid-19 ia kemudian berhenti bekerja.
Nauval lalu mencoba peruntungan dengan menjual ikan cupang hias dan telur ayam.
"Orangnya itu mudah bergaul dan ramah," kata Budianto.(Tribun Network/igm/wly)
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sebelum Diamankan, DPO Teroris Nauval Farisi Sempat Cairkan Bansos Covid-19 Awal Februari