Breaking News:

Bencana Alam NTT

Pasca Bencana Badai Seroja, Walikota Kupang Tegaskan Dinas LHK Segera Bertindak

Pasca Bencana Siklon Tropis Seroja, Walikota Kupang Tegaskan Dinas LHK Segera Bertindak

ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Korea saat menggelar rapat koordinasi penanganan bencana di Kota Kupang 

Pasca Bencana Siklon Tropis Seroja, Walikota Kupang Tegaskan Dinas LHK Segera Bertindak

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Pasca Badai Siklon Tropis Seroja mengguncang NTT pada Minggu (4/4/2021), Kota Kupang terlihat kotor dari banyaknya sampah mulai dari dahan-dahan pohon dan jenis sampah lainnya.

Menindaklanjuti persoalan ini, Wali Kota Kupang yang akrab disapa Jeriko itu menegaskan agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan ( LHK) mengerahkan seluruh personel dan armadanya dalam pembersihan ruas-ruas jalan dan fasilitas umum dari sisa-sisa pohon tumbang akibat terjangan badai seroja.

Selain itu, Kepada Kepala Dinas LHK, Wali Kota tegaskan untuk mengatur personel khususnya penyapu jalan di seluruh titik, bahkan Wali Kota minta Kadis untuk menindak tegas personel yang mangkir tugas, kecuali pegawai yang terkena dampak bencana badai seroja sehingga tidak dapat melaksanakan tugas.

Baca juga: PDAM Ende Kirim Mobil Tangki dan Staf Bantu Distribusi Air Bersih di Lokasi Bencana Adonara

Baca juga: Listrik Padam dan Sinyal Buruk, Dishub TTS Belum Layani KIR

Kepada Sekda, Wali Kota juga menginstruksikan agar menertibkan ASN yang tidak ikut kerja bhakti, kecuali jika benar-benar terdampak bencana.

Terkait rusaknya jaringan listrik akibat badai siklon, Wali Kota mengakui telah berkoordinasi dengan pihak PLN, meminta agar jaringan listrik pada fasilitas umum, kantor-kantor pemerintah dan rumah-rumah warga dapat secepatnya dinormalkan kembali.

Saat ini diketahui, PLN tengah berupaya memperbaiki jaringan listrik di seluruh wilayah terdampak, namun lebih diprioritaskan di tempat-tempat penampungan warga.

"Hingga saat ini, jaringan listrik di beberapa wilayah telah berhasil diperbaiki, saya sudah minta PLN supaya semua dapat segera normal kembali," harap Wali Kota.

Baca juga: Kesehatan Joe Biden Memburuk, Ronny Jackson Ungkap Penyakit Presiden AS, Ramalan Ini Terbukti?

Baca juga: Salinan Putusan Elektronik Bisa Diambil Tanpa Datang Ke Kantor Pengadilan Agama Bajawa

Terkait data warga terdampak, Wali Kota meminta agar instansi teknis dalam hal ini BPBD dan Bagian Tata Pemerintahan berkoordinasi dengan para Camat, Lurah untuk secepatnya menghimpun data warga terdampak by name by address. Data akan segera diserahkan kepada BNPB guna penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

Wali Kota menyebutkan kebutuhan anggaran untuk bantuan sosial diperkirakan mencapai 37 milyar untuk sekitar 1.580 KK, namun angka tersebut bisa bertambah tergantung data yang masih dihimpun oleh Camat dan Lurah di lapangan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Berita Kota Kupang

Penulis: Ray Rebon
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved