Meskipun Tanpa Amerika, 9 Negara Ini Diprediksi Saling Bantai di Perang Dunia III, Indonesia Ada?
Meskipun Tanpa Amerika, 9 Negara Ini Diprediksi Saling Bantai di Perang Dunia III, Indonesia Ada?
POS-KUPANG.COM - Meskipun Tanpa Amerika, 9 Negara Ini Diprediksi Saling Bantai di Perang Dunia III, Indonesia Ada?
Konfrontasi militer memang terus meningkat sepanjang tahun, tanpa kita sadari semakin mempercepat Perang Dunia III.
Sejumlah negara di Seluruh dunia dan peningkatan ekspansi militer ke negara lain memungkinkan Perang Dunia bisa terjadi.
Baca juga: Nasib Taiwan Diujung Tanduk, China Kerahkan Belasan Pesawat Canggih, Nekat Langgar Zona Ini, Apa?
Baca juga: Amerika Kelurkan Senjata Canggih dari Gudang,Ingatkan China yang Agresig Tekan Taiwan & Filipina
Baca juga: Aksi Amerika Mengganas, China Sudah Siap Perang di Laut China Selatan, Indonesia Kena Dampak?
Dari meningkatnya ketegangan kawasan Mediterania Timur hingga Laut China Selatan dan konflik historis kawasan Eurasia, dan sengketa perbatasan Himalaya.
Hal itu memungkinkan memicu Perang Dunia, setidaknya ada beberapa konflik yang terjadi dan cukup panas.
Namun, dari sekian banyak daftar konflik antar negara ini tidak ada satupun konflik dengan Amerika di sebutkan.
Seperti dikutip dari Eurasian Times, setidaknya ada 6 konflik terpanas yang bisa memicu Perang Dunia III, berikut di Antaranya.
1. Rusia vs Ukraina
Saat ini semenanjung krimea kembali memanas dengan mobilisasinya pasukan militer Rusia menuju Ukrainan.
Beberapa tahun lalu Rusia memang sempat memanas dengan Ukraina, namun situasi itu berhasil dikendalikan.
Kini, tampaknya situasinya kembali memanas, menurut laporan Daily Express, Rusia telah mengerahkan pasukan dan alutsista mereka menuru Ukraina.
2. India vs Pakistan
Baca juga: Filipina Melunak Soal Laut China Selatan, Respon China Bikin Syok Bukannya Balas Malah Lakukan Ini
Baca juga: Siap-siap China Jadi Amukan Seluruh Dunia Gegera Hal Ini, Ada Kaitan dengan Virus Corona, Apa?
Khasmir telah menjadi masalah sensistif kedua negara ini yang berujung pada kekerasan, dan meningkatkan aktivitas militer.
Hal ini menyebabkan dua negara bertenaga nuklir bernafsu untuk berperang yang tampaknya tidak pernah berakhir.
Sejak Perdana Menteri Narendra Modi mencabut otonomi Jammu dan Kashmir dan membaginya menjadi dua wilayah yang dikelola pemerintah federal, ketegangan semakin meningkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/perang-rudal.jpg)