Breaking News:

Bencana Alam di NTT

17 Jenazah Korban Banjir Ditemukan di Alor, Total 138 Orang di NTT, 61 Masih Dicari

Petugas SAR sudah menemukan 17 jenazah korban banjir bandang di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

(ANTARA/HO Basarnas Maumere)
Petugas SAR mengevakuasi jenazah korban banjir bandang di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa 6 April 2021. 

17 Jenazah Korban Banjir Ditemukan di Alor, Total 138 Orang di NTT, 61 Masih Dicari

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Petugas SAR sudah menemukan 17 jenazah korban banjir bandang di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Hingga Rabu 7 April 2021, ada 138 orang korban terdampak badai Seroja di NTT, sedangkan 61 orang masih terus dicari.

"Ada 17 orang korban banjir bandang di Kabupaten Alor yang sudah ditemukan tim SAR gabungan dalam operasi pencarian dan evakuasi korban banjir bandang di Alor selama operasi hingga hari ketiga," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana ketika dihubungi dari Kupang, Rabu 7 April 2021.

Menurut dia, tim SAR gabungan yang meliputi personel Kantor Pencarian dan Pertolongan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI, dan Polri bersama warga sejak Senin 5 April 2021 mencari korban bencana banjir dan tanah longsor yang pada Minggu 4 April 2021 melanda sebagian wilayah Kabupaten Alor.

Tim SAR gabungan, menurut dia, masih melakukan operasi pencarian untuk menemukan 24 orang yang dilaporkan hilang setelah bencana alam melanda daerah itu.

Siklon Tropis Seroja pada 4 April 2021 menyebabkan angin kencang, tanah longsor, dan banjir bandang di wilayah Nusa Tenggara Timur, yakni Kota Kupang serta Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Alor, Sumba Timur, Sabu Raijua, Rote Ndao, Timor Tengah Selatan, Ende, dan wilayah Flores lainnya.

Baca juga: Bencana Alam di NTT Tak Bisa Dikategorikan Sebagai Bencana Nasional, Begini Penjelasan Doni Monardo

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Selasa 6 April 2021 pukul 21.00 WITA jumlah korban jiwa akibat bencana alam di Nusa Tenggara Timur tercatat 117 orang dengan perincian 60 orang di Kabupaten Flores Timur, 21 orang di Kabupaten Alor, tiga orang di Kabupaten Malaka, masing-masing satu orang di Kota dan Kabupaten Kupang, 28 orang di Kabupaten Lembata, dua orang di Kabupaten Sabu Raijua, dan satu orang di Ende.

Menurut BNPB, masih ada 76 orang yang dilaporkan hilang akibat bencana alam di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Selain merenggut puluhan korban jiwa, bencana alam yang melanda Nusa Tenggara Timur juga menyebabkan kerusakan permukiman warga dan fasilitas umum. Sebagian besar wilayah belum bisa menikmati aliran listrik karena ribuan tiang rubuh dan kabel putus di mana-mana.

Halaman
123
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved