Bencana Alam NTT
6 Desa di Kabupaten TTS Dilanda Banjir
4 rumah warga terendam banjir, di desa Fatumanufui 4 rumah warga dan di Desa Toianas 15 rumah warga terendam banjir.
Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
6 Desa Di Kabupaten TTS Dilanda Banjir
POS-KUPANG. COM | SOE -- Enam desa di Kabupaten TTS yaitu, Desa Meusin dan Fatumanufui Kecamatan Boking, Desa Toianas, Kecamatan Toianas, Desa Toineke, Tuafanu dan Kiufatu Kecamatan Kualin dilanda banjir.
Banjir dipicu intensitas curah hujan sepekan terakhir yang cukup tinggi. Tingginya curah hujan menyebabkan air di beberapa kali meluap hingga ke kawasan pemukiman masyarakat.
PLT. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTS Yeri Nakamnanu mengatakan, Desa Toineke mengalami dampak banjir Terparah. 803 rumah warga dilaporkan terendam banjir.
Di Desa Tuafanu banjir merendam 117 rumah warga, di Desa Kiufatu 124 rumah warga direndam banjir, di Desa Meusin 4 rumah warga terendam banjir, di desa Fatumanufui 4 rumah warga dan di Desa Toianas 15 rumah warga terendam banjir.
Baca juga: Akibat Rob, Batu Warna Kolbano Kabupaten TTS Naik Hingga Ke jalan Nasional
Baca juga: Plt.Badan PBD Kabupaten TTS : Tim Turun Bawa Bantuan Tanggap Darurat
Warga yang rumahnya terendam banjir terpaksa mengungsi ke rumah keluarga yang masih aman. Ketika air mulai surut, warga mulai kembali ke rumahnya masing-masing.
"Ketinggian air yang merendam rumah warga bervariasi. Mulai dari semata Kaka hingga setinggi lutut orang dewasa," ungkap Yeri kepada POS-KUPANG. COM, Minggu 4 April 2021 pagi.
Sesuai arahan Bupati TTS, Egusem Piether Tahun saat melakukan peninjauan lokasi banjir kemarin (Sabtu), BPBD Kabupaten TTS telah melakukan distribusi air bersih ke lokasi banjir. Pasalnya sumber air yang ada di lokasi banjir tercemar akibat banjir sehingga tidak bisa dikonsumsi.
Selain itu, akan didirikan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak banjir. Selain itu, petugas puskesmas membagikan Abate dan kaporit kepada warga terdampak banjir.
Baca juga: Tiga Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Dalam Kasus Dana Desa Taebone Kabupaten TTS
Baca juga: Kantor Dinas PMD Kabupaten TTS Digeledah Jaksa, Ada Apa Ya?
Alat berat milik Dinas PUPR dan BPBD pun sudah dikerahkan untuk mengeruk sedimen lumpur yang terbawa banjir.
"Kita sudah bergerak melakukan penanganan banjir ini. Kita berharap intensitas hujan bisa segera turun sehingga banjir bisa surut," ujarnya.
Yeri menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada karena intensitas curah hujan hingga saat ini masih tinggi. Bagi warga yang tinggal di lokasi bantaran kali maupun di dekat tebing agar berhati-hati akan bahaya banjir dan longsor.
Jika terjadi Bencana, segera melapor kepada pemerintah desa setempat agar bisa dilanjutkan kepada pemerintah Kabupaten dalam hal ini BPBD agar bisa dilakukan penanganan secepatnya.
Baca juga: Pelantikan Plt Bupati 4 Kabupaten Diagendakan Berlokasi di Besipae Kabupaten TTS
"Tetap waspada karena curah hujan masih cukup tinggi. Jika terjadi bencana Segera laporkan ke pemerintah desa sehingga dilanjutkan ke pemerintah kabupaten agar segera ada penanganan," imbaunya. (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/banjir-di-desa-meusin-kecamatan-boking.jpg)