Breaking News:

Gelombang Pasang Terjang Pantura Manggarai Timur, Rumah Warga di 2 RT di Nampar Sepang Rusak

Peristiwa gelombang pasang di wilayah Pantura Manggarai Timur merusakan sejumlah warga di 2 RT yang berlokasi di pesisir pantai Dusun Sambi Lodong

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Rumah warga di Desa Nampar Sepang terlihat rusak. 

POS-KUPANG.COM | BORONG - Peristiwa gelombang pasang di wilayah Pantura Kabupaten Manggarai Timur merusakan rumah sejumlah warga di 2 RT yang berlokasi di pesisir pantai Dusun Sambi Lodong, Desa Nampar Sepang, Kecamatan Sambi Rampas, Jumat (2/4/3/2021).

Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Ustman Jemain, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (2/4/2021) sore, mengatakan bencana gelombang air laut pasang di wilayah Pantura Kabupaten Manggarai Timur, mengakibatkan sejumlah rumah milik warga di 2 RT yang berlokasi di pesisir pantai Dusun Sambi Lodong, Desa Nampar Sepang rusak.

Ustman belum mengetahui berapa jumlah rumah yang rusak dan berapa rumah yang berpotensi terdampak akibat bencana alam gelombang pasang naik ini.

Baca juga: Gelombang Pasang Terjang Pesisir Lembata

Baca juga: Duh, Gelombang Pasang Mengamuk, Rumah Warga Marapokot Terendam, Air Masuk Rumah 30 Sentimeter

Ustman mengatakan, gelombang pasang itu seperti gelombang tsunami. Karena itu warga masyarakat di lokasi Pantura khusunya di Desa Nampar Sepang saat ini panik. "Semua warga pesisir Pantura di wilayah Sambi Rampas dan khususnya di Nampar Sepang panik gelombang pasang naik ini seperti gelombang tsunami,"kata Ustman.

Ustman juga meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Timur segera turun langsung ke lokasi bencana itu untuk mendata jumlah kerusakan yang dialami warga dan mengimbau warga untuk waspada. 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Manggarai Timur yang juga sebagai Plt Kepala BPBD Kabupaten Manggarai Timur, Mikael Jaur, ketika dihubungi POS-KUPANG, Jumat Sore, mengatakan terkait informasi bencana pasang naik merusak rumah warga pesisir di Desa Nampar Sepang itu, ia sudah menghubungi Kabid BPBD untuk segera memantau kejadian itu mendata semua warga yang terancam terkena bencana itu.

Baca juga: Dihantam Gelombang Pasang, 1 Perahu Motor Nelayan Oesapa Rusak Berat

Baca juga: Empat Desa  Pesisir  Lela  Diamuk  Gelombang Pasang    

"Saya sudah hubungi Kabid BPBD untuk pantau kejadian ini dan kebetulan tenaga lapangan BPBD ada di tiap kecamatan,  untuk segera ke lokasi dan mendata semua warga yang terancam kena bencana,"ungkap Mikael.

Mikael juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di pesisir pantai untuk lebih waspada sebab saat ini cuaca sedang ekstrim.

"Kalau ada tanda-tanda tsunami maka warga selalu waspada tapi kalau ada tsunami pasti ada pernyataan BMKG,"ungkap Mikael. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Berita Gelombang Pasang

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved