Breaking News:

News

Duh, Gelombang Pasang Mengamuk, Rumah Warga Marapokot Terendam, Air Masuk Rumah 30 Sentimeter

Beberapa hari terkahir abrasi menerjang Pantai Utara Flores, tepatnya di Kabupaten Nagekeo.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Benny Dasman
Duh, Gelombang Pasang Mengamuk, Rumah Warga Marapokot Terendam, Air Masuk Rumah 30 Sentimeter
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Sejumlah rumah warga Desa Marapokot terendam air laut di Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Sabtu (6/6/2020).

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Gordi Donofan

POS KUPANG, COM, MBAY - Beberapa hari terkahir abrasi menerjang Pantai Utara Flores, tepatnya di Kabupaten Nagekeo.

Hal itu mengakibatkan sejumlah rumah di Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa Kota Mbay Kabupaten Nagekeo terendam air laut.

Ketua RT 02, Desa Marapokot, Iwan Setiawan, mengatakan, puluhan rumah penduduk di RT 02, Dusun 01, Desa Maropokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo terendam air laut, setinggi sekitar tiga puluh sentimeter.

Iwan mengatakan, permukaan air laut atau rob, terjadi akibat gelombang pasang yang menyebabkan jebolnya tanggul penahan abrasi di sepanjang pantai itu.

Kejadian abrasi di sepanjang pantai tersebut, sudah menjadi langganan setiap tahun bagi warga setempat.

Iwan mengatakan, peristiwa abrasi pantai telah berlangsung lama dan terjadi setiap tahun, terutama pada musim pancaroba.
Warga yang berdomisili di pesisir pantai, selalu dihantui rasa takut akibat kejadian alam ini.

"Warga selalu resah jika gelombang pasang dan terjadi rob,"ujar Iwan, Sabtu (6/6).

Ia mengatakan, abrasi biasanya berlangsung pada bulan Juni sampai Juli setiap tahun.

Dirinya mengharapkan, perhatian pemerintah untuk menanggulangi bencana alam ini, dengan membangun tanggul pengaman di sepanjang pantai tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved