Breaking News:

Dihantam Gelombang Pasang, 1 Perahu Motor Nelayan Oesapa Rusak Berat

Dihantam gelombang pasang, 1 Perahu motor nelayan Oesapa Kota Kupang rusak berat

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Mohammad Mansyur Doken (34) saat memperlihatkan kapal motor miliknya yang rusak di RT 32 RW 011 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Selasa (14/1/2020). 

Dihantam gelombang pasang, 1 Perahu motor nelayan Oesapa Kota Kupang rusak berat

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gelombang pasang menghantam pesisir Pantai Oesapa Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang pada Sabtu (11/1/2020) sekitar pukul 23.00 Wita.

Akibatnya, satu perahu motor milik Muhamamd Mansyur Doken (37) warga RT 32 RW 011 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang rusak berat.

Kepada POS-KUPANG.COM Selasa (13/1/2020) Muhammad yang juga perwakilan nelayan dan Ketua KUB Angsa Laut Oesapa ini mengaku tinggi gelombang mencapai 4 meter.

Tiga Orang Mahasiswa PGSD Muhammadiyah KKN di Malaysia

Bahkan, tembok penahan yang berada di pesisir pantai jebol dan air laut pun masuk hingga ke dalam rumah warga yang berjarak sekitar 3 meter dari bibir pantai.

"Keadaan pada malam itu mencekam," ujar pria yang akrab disapa Om Dewa ini.

Karena keadaan tersebut, sebagian warga pun sempat diungsikan sementara ke salah satu masjid yang berada di tengah pemukiman warga.

Komisi IV DPRD TTS Sebut Jumlah Guru PNS Di TTS Sudah Berlebih, Ini Penjelasan Edison Sipa

Muhammad pun tak sempat untuk menyelamatkan kapal motor yang ditambatkan di pesisir pantai.

"Saya belum sempat selamatkan kapal, jadi saat air datang langsung terendam dan rusak parah," jelasnya.

Akibat perahu motor yang rusak, pihaknya mengaku mengalami kerugian hingga Rp 30 juta.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved