Pembelajaran Tata Muka

Belum Semua Guru Divaksin, Pemerintah Sudah Rencana PTM Bulan Juli, Begini Reaksi Legislator PKS

Belum semua guru dab tenaga pendidik divaksin, pemerintah sudah rencana pembelajaran tatap muka ( PTM ) bulan Juli. Begini reaksi legislator PKS

Editor: Adiana Ahmad
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Guru melakukan simulasi pembelajaran tatap muka ( PTM ) 

Belum Semua Guru Divaksin, Pemerintah Sudah Rencana PTM Bulan Juli, Begini Reaksi Legislator PKS

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Belum semua guru divaksin, Pemerintah sudah rencana PTM bulan Juli, begini reaksi Legislator PKS

Rencana pemerintah untuk membuka pembelajaran tata muka ( PTM ) pada bulan Juli mendapat reaksi keras dari Legislator PKS,Netty Prasetiyani Aher.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS tersebut meminta pemerintah agar transparan soal jumlah guru dan tenaga pendidik yang telah divaksin. 

Menurutnya, jika vaksinasi terhadap guru dan tenaga pendidik menjadi salah satu syarat diberlakukannya pembelajaran  tatap muka, maka ia meminta pemerintah membuka datanya.

Baca juga: Borok China Terbongkar, WHO Ungkap Kebohongan Beijing Soal Asal Usul Virus Corona Sebenarnya

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Terbatas di NTT Mulai Bulan Mei 

"Berapa jumlah guru yang ada, dan berapa banyak yang sudah divaksin?" tanya Netty, dalam keterangannya, Kamis (1/4/2021). 

"Karena berdasarkan informasi dari organisasi pendidik, vaksinasi terhadap mereka berjalan lambat. Jika informasinya benar, maka sulit dipastikan semua guru dan tenaga pendidik sudah divaksin pada Juli,” imbuhnya. 

Dalam pandangan Netty, bagaimana mungkin PTM diberlakukan jika target vaksinasi terhadap guru dan tenaga pendidik belum tercapai. 

 "Kita tidak ingin PTM menjadikan anak-anak seolah kelinci percobaan dalam menghadapi Covid-19?" kata dia. 

Oleh sebab itu, Netty meminta pemerintah agar target vaksinasi meliputi semua guru, baik yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), maupun guru honorer yang jumlahnya sangat banyak. 

“Semua guru dan tenaga pendidik harus mendapat prioritas vaksinasi tanpa membedakan status. Ada kekhawatiran  bahwa vaksinasi hanya diberikan kepada guru-guru yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) saja, padahal, sangat banyak guru-guru honorer yang tidak terdaftar di Dapodik. Bagaimana nasib mereka jika harus melakukan PTM tanpa divaksin?” jelasnya. 

Baca juga: Kadis P & K NTT Linus Lusi: Sekolah Tatap Muka Serentak Dimulai Bulan Mei 2021

Baca juga: Daftar 14 Provinsi yang Mulai Sekolah Tatap Muka , Dilakukan Dalam 5 Tahap, NTT?

Menurut Ketua Tim Covid-19 FPKS itu semua prasyarat PTM mulai dari realisasi vaksinasi terhadap guru dan tenaga pendidik, sarana prasarana sekolah yang sesuai protokol kesehatan, hingga kesiapan siswa dan orangtua dalam mendukung PTM harus terpenuhi. 

“Pemerintah perlu menganalisa  kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan. Apakah semuanya sudah memenuhi standar prokes untuk pembelajaran tatap muka? Apakah sekolah-sekolah sudah semuanya mengisi Daftar Periksa Protokol Kesehatan? Hal-hal semacam ini harus diperhatikan sebelumnya  agar perangkat di lapangan tidak gamang dan kelabakan  saat kebijakan PTM diberlakukan,” tegas Netty. 

Kepala sekolah bersama guru dan staf sekolah melakukan simulasi kegiatan belajar tatap muka di  SD Negeri Pekunden Semarang Jalan Pandanaran 1 No 28, Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (31/3/21). Simulasi yang dilakukan oleh pegawai sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan merupakan salah satu persiapan untuk mengadakan kegiatan belajar tatap muka yang sehat serta bebas COVID 19. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Kepala sekolah bersama guru dan staf sekolah melakukan simulasi kegiatan belajar tatap muka di SD Negeri Pekunden Semarang Jalan Pandanaran 1 No 28, Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (31/3/21). Simulasi yang dilakukan oleh pegawai sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan merupakan salah satu persiapan untuk mengadakan kegiatan belajar tatap muka yang sehat serta bebas COVID 19. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved