LSM Harus Sinergi Program Pemerintah Daerah
Hivos harus bersinergi dengan program-program (pemerintah) daerah mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
LSM Harus Sinergi Program Pemerintah Daerah
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Wakil Gubernur NTT (Wagub) NTT, Josef Nae Soi meminta Hivos untuk merencanakan kegiatan pemberdayaan yang bersinergi dengan program-program pemerintah daerah.
"Hivos harus bersinergi dengan program-program (pemerintah) daerah mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan evaluasi," tegas Wagub Josef Nae Soi saat peluncuran secara virtual Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial di Ruang Rapat Gubernur, Selasa 30 Maret 2021, sebagaimana rilis yang diterima POS-KUPANG.COM.
Wagub Josef Nae yang didampingi Kepala Dinas Sosial NTT, Djamaluddin Ahmad dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan NTT, Ardu Jelamu Marius meminta Hivos harus mampu menentukan locus intervensi program dan basis data yang akurat serta mengoptimalisasi peran sumber daya manusia lokal sebagai wujud pemberdayaan masyarakat lokal dan penyerapan tenaga kerja.
Yayasan humanis dan Inovasi Sosial itu bernaung dan bekerja sama dengan Hivos, organisasi Kerja Sama (LSM) Internasional yang berpusat di Belanda.
Baca juga: Catut Nama Pemprov NTT Nadia Riwu Kaho Diminta Agar Mengklarifikasi Dugaan Penipuan
Baca juga: Dukung Keputusan Pemerintah Pusat Terkait Larangan Mudik, Pemprov NTT Tak Bentuk Panitia Mudik 2021
Menurut Wagub Nae Soi, sebagai sebuah lembaga yang bertujuan memberikan dukungan bagi organisasi masyarakat sipil dan berbasis komunitas, Hivos harus mampu mewujudkan keunggulan tata kelola organisasi yang berbasis kearifan dan kepemimpinan lokal.
"Sesuai dengan namanya, yayasan baru ini bertujuan untuk mengembangkan program berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan dalam bidang sosial, kesehatan dan budaya. Harus bisa mendorong munculnya kemampuan individu untuk untuk bisa menilai dan memutuskan secara bertanggung jawab dan merdeka hak atas kemerdekaan, kehormatan serta martabat untuk menciptakan masyarakat berkeadilan dan toleran," jelas Wagub Josef Nae Soi.
Baca juga: DPD RI Dorong Pemprov NTT Fasilitasi Produk Lokal Masuk E-Catalog
Sementara itu Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilma Farid mengharapkan agar kehadiran yayasan ini semakin memperkuat upaya penguatan masyarakat sipil di Indonesia yang telah banyak dilakukan Hivos selama ini.
"Ada banyak peluang kerjasama terutama dalam mengatasi tantangan membangun kebudayaan yang kokoh. Seperti misalnya dalam program Pemajuan Kebudayaan Desa dan program-program lainnya," kata Hilman.
Baca juga: Wakil Gubernur NTT Minta Dukungan Tambahan Peralatan Medis dan Obat-obatan Penanganan Covid-19
Baca juga: Ini Alasan Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT Tidak Ikut Vaksinasi Covid-19 Perdana di NTT
Untuk diketahui, Hivos telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan di Kabupaten Sumba Tengah NTT.
Tampak hadir pada kesempatan tersebut Direktur Eksekutif Hivos, Edwin Huizing, Ketua Yayasan Board Dewi Suralaga, Direktur Eksekutif Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial, Tunggal Pawesty, mitra Lokal Hivos di Indonesia, Timor Leste dan Filipina, Sekda Sumba Tengah dan undangan lainnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/peluncuran-secara-virtual-yayasan-humanis-dan-inovasi-sosial.jpg)