Breaking News:

Penanganan covid

Ini Alasan Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT Tidak Ikut Vaksinasi Covid-19 Perdana di NTT

Ini alasan Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT tidak ikut vaksinasi Covid-19 perdana di NTT

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Suasana persiapan vaksinasi perdana di halaman Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Kamis (14/1) pagi. 

Ini alasan Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT tidak ikut vaksinasi Covid-19 perdana di NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Vaksinasi Corona atau Covid-19 massal untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur akan dimulai hari ini, Kamis (14/1). Pelaksanaan vaksinasi massal perdana dipusatkan di Halaman Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Kupang. 

 Vaksinasi perdana di Provinsi NTT menurut Kepala Dinas Kesehatan dr. Mese Ataupah akan diberikan kepada 10 orang pejabat publik yang telah mendapat konfirmasi Kementerian Kesehatan RI. 

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19 Pemkab Belu Berlakukan Kerja Dari Rumah Bagi ASN 

"Hari ini kita siap laksanakan vaksinasi perdana," ujar dr Mese ketika  dihubungi pada Kamis pagi. 

Kepastian pelaksanaan vaksinasi perdana sebelumnya telah disampaikan oleh Sekda NTT, Ir Benediktus Polo Maing kepada wartawan saat konferensi pers di depan Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Rabu, 13 Januari 2021 pagi.

Baca juga: Ratusan Warga Manggarai Positif Covid-19 Ini Datanya

"Rencana vaksinasi akan dilaksanakan besok, untuk penyuntikan perdana akan dilaksanakan di tingkat provinsi," ujar Sekda NTT Ir. Polo Maing. 

Saat itu, Sekda Polo Maing didampingi Kadis Kesehatan NTT dr. Mese Ataupah, Kadis Kominfo NTT Drs. Aba Maulaka dan Kasat Pol PP NTT Cornelis Wadu. 

Sekda Polo Maing mengatakan pelaksanaan vaksinasi perdana tidak diikuti oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wagub Josef Nae Soi lantaran kedua top leader itu dinyatakan terpapar  Covid-19. 

"Rencana penyuntikan sebelumnya (vaksinasi perdana) termasuk Gubernur, namun karena bapak Gubernur saat ini terkonfirmasi positif maka tentunya beliau tidak termasuk dalam 10 orang pejabat  yang akan diberi vaksin," ujar Sekda Polo Maing.

Ia mengatakan, vaksinasi yang dilaksanakan merupakan salah satu upaya untuk menciptakan imun tubuh sehingga dapat melawan dan kebal terhadap virus Covid-19. Namun demikian, para penerima vaksin diharapkan harus harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

Catatan Redaksi:

Mari bersama-kita lawan virus corona.  POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.  Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker; Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved