Tak Sekedar Slogan, Kenali Karya Dinas Kopnakertrans di Kapitan Meo Saat Kunker Gubernur NTT
Politisi Nasdem itu bisa menemukan persoalan terkait sinergi para pihak dan langsung melakukan intervensi.
Penulis: Rosalina Woso | Editor: Rosalina Woso
Sebelum melantik empat Penjabat Bupati di Besipae, Kabupaten TTS, Gubernur Viktor yang didampingi Staf Ahli, Tony Djogo, David Pandie dan Mantan Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno itu melawati kawasan Kapitan Meo, Kec. Laenmanen, Kab. Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Gubernur Viktor yang juga mantan anggota DPR RI ini berharap untuk mengembangkan program Tanam Jagung Panen Sapi (TPJS).
Tak Kenal Maka Tak Sayang
Salah satu lokasi kunjungan kerja Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat selama sepekan yakni Kapitan Meo, Kabupaten Malaka. Warga setempat mendapat sejumlah bantuan langsung dari pemerintah saat ini.
Tujuan pilihan lokasi kunjungan Gubernur NTT di Kapitan Meo Malaka, agar masyakarat NTT mengetahui lebih banyak bagaimana intervensi pemprov NTT dalam upaya membangun NTT Bangkit NTT Sejahtera disana.
Selain itu, untuk pemerataan penduduk, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan taraf hidup transmigran dan masyarakat sekitarnya.
Kapitan Meo mulai dibangun Tahun 2019 sedangkan Penempatan Transmigran di UPT. Kapitan Meo dilaksanakan pada tanggal 7 November 2019 yang terdiri atas 75 KK dengan rincian 25KK/130 Jiwa Pola Pugar dan 50 KK/244 Jiwa Pola Baru/Tempatan.
Baca juga: Gubernur NTT Tertarik Usaha Ayam KUB Seperti Dikembangkan Kodim Belu
Peresmian UPT. Kapitan Meo Secara Seremonial oleh Bapak Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia pada tanggal 15 Desember 2019 dipusatkan di Betun dengan penyerahan kunci secara simbolis oleh Bapak Menteri Desa PDT dan Transmigrasi kepada perwakilan warga transmigrasi UPT Kapitan Meo
Fasilitas sarana prasarana yang dibangun di lokasi berupa jalan poros ± 1 km, jalan desa ± 1 km dengan fasilitas umum berupa Balai Desa (1unit), Gudang (1unit), Kantor UPT (1 unit), Embung (1 unit), Sarana Air Bersih Perpipaan (1 Paket), dan Hidran Umum (50 buah).
Warga setempat mendapat sentuhan perhatian dari Pemprov NTT dalam masa jabatan Gubernur Viktor saat ini.
Batuan perbekalan pada awal Penempatan, berupa alat sandang, alat tidur, alat penerangan, alat dapur, alat pertanian dan alat pertukangan dan solarsel.
Ada juga bantuan Pangan Beras dan Non Beras serta sarana Produksi Pertanian.
Selain bantuan sesuai standar paket, ada juga bantuan dalam mendukung program Gubernur NTT dalam mengurangi angka stunting berupa bantuan 600 anakan bibit tanaman kelor dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. NTT.
Luasan area UPT. Kapitan Meo sebanyak ± 595 Ha, dengan Sisa Daya Tampung tahun 2021sebanyak 50 KK direncanakan dibangun pada tahun 2021.
Pembangunan 50 RTJK dilaksanakan oleh satker Dinas Nakertrans Kab. Malaka sumber dana APBN (Dekonsentrasi). Pembangunan rumah tahun 2017 1 unit seharga 70 juta rupiah. Bantuan beras dan non beras selama 1 tahun.