Ujian Restorasi di SMAN 1 Ile Ape Lembata Diharapkan Bentuk Karakter Siswa
SMAN 1 Ile Ape, kabupaten Lembata diharapkan dapat membentuk karakter siswa ketika menjadi seorang pelajar hingga ke lingkungan sekitar
POS-KUPANG.COM | KUPANG-Pelaksanaan ujian tahap tiga dengan skema penilaian karakter peserta didik atau Ujian Restorasi Kebangkitan Pendidikan ( RKP) oleh SMAN 1 Ile Ape, kabupaten Lembata diharapkan dapat membentuk karakter siswa ketika menjadi seorang pelajar hingga ke lingkungan sekitar.
Kepala sekolah SMAN 1 Ile Ape, Aloysius Aba, S.Pd, menjelaskan, penilaian karakter atau Restorasi Kebangkitan Pendidikan yang di jalankan, harus dimulai dari perubahan karakter bagi semua pihak khususnya bagi peserta didik.
Baca juga: Aston Kupang Rayakan Earth Hour Selama 60 Menit
Untuk itu, kata dia, dalam mewujudkan rencana ini, pihaknya telah merencanakan deisgn mini sebagai langkah awal Survey Karakter dengan melibatkan para stakeholder di lingkup SMAN 1Ile Ape.
"Konsep Survey Katakter ini mendapat tanggapan yang positif dari semua orangtua wali karena mereka mendapat kesempatan untuk terlibat dalam penilaian para siswa di lingkungan sosialnya masing - masing" jelas Aba, sebagaimana keterangan tertulisnya, Minggu 28 Maret 2021.
Baca juga: Ardy Mbalembout Tanggapi Pernyataan Jubir Demokrat Kubu Moeldoko
Ia menerangkan, pihak sekolah akan mengirimkan lembaran penilaian yang berisi penilaian sikap Spiritual, Kepribadian, sikap Soial dan Tanggungjawab peserta didik selama berada bersama orangtua dan masyarakat. Semua indikator tersebut akan dinilai secara obyektif dan selanjutnya akan dianalisis kembali oleh Tim Penilai di sekolah.
"Kegiatan ini akan dimulai tanggal 06 April dan berakhir tanggal 09 April 2021 mendatang" sambungnya.
Para peserta didik yang mengikuti ujian karya tulis ilmiah dan survey karakter akan diberikan penghargaan berupa Sertifikat Komptenesi Ketuntasan Belajar (SKKB) tahun 2021.
Almudhar Hoda, perwakilan orang tua siswa, mengapressiasi kebijakan dari SMAN 1 Ile Ape ini. Ia mengaku, sejak dulu belum pernah ada lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan kepada orang tua untuk menilai anaknya.
Ia berkomitmen akan secara jujur memberikan penilaian terhadap anaknya ketika berada di rumah ataupun lingkungan. Hal itu juga, ia himbau bagi semua orang tua wali agar secara terus terang menilai karakter anak didiknya.
Diketahui, pelaksanaan penilaian akhir tingkat SMAN 1 Ile Ape berlangsung 3 tahap. 2 tahap sebelumnya telah dilakukan sejak bulan Februari hingga tanggal 27 Maret 2021 kemarin. Untuk penilaian ini, dikhususkan pada siswa di kelas XII yang berjumlah 81 orang. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)