Umat Lintas Agama Bangun Gereja St. Donatus Bhoanawa Kabupaten Ende, Begini Targetnya
muncul ide membangun sebuah Gereja di Bhoanawa, Kelurahan Rukun Lima, Kota Ende, mengingat jumlah umat Katolik di daerah itu kian banyak.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso

Umat Lintas Agama Bangun Gereja St. Donatus Bhoanawa Ende, Target Tahun Ini Berkat
POS-KUPANG.COM | ENDE -- "Saya selalu sampaikan bahwa rumah ini, Gereja ini yang masuk umat Katolik, tapi pemiliknya semua umat, Islam, Hindu, Buddha, Kristen," Benediktus Jegho.
Ende Kota Pancasila, tempat Bung Karno atau Ir. Soekarno sang Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia menemukan ilham Pancasila.
Pancasila bukan jargon belaka, tetapi dhidupi. Perbedaan agama, suku, bukan halangan.
Tahun 2012 silam, muncul ide membangun sebuah Gereja di Bhoanawa, Kelurahan Rukun Lima, Kota Ende, mengingat jumlah umat Katolik di daerah itu kian banyak.
Baca juga: Belajar Toleransi di Nagekeo, Umat Lintas Agama Gotong-Royong Bangung Masjid
Umat bertambah, pasca realokasi warga karena ada pengerjaan di Bandara Hasan Aroeboesman Ende. Warga direlokasi ke Bhoanawa.
Gayung bersambut, Paroki Katredral Ende kala itu juga tengah mewacanakan pemekaran Paroki. Pihak paroki juga punya program membeli tanah di Bhoanawa membantu warga yang direlokasi.
"Namun, pada 2020, pembagunan Gereja Bhoanawa mulai direalisasikan," ungkap Benediktus Jegho, saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di, Jl. Nangka, Selasa 23 Maret 2021 malam.
Benediktus Jegho, ketua panitia pembagunan Gereja Bhoanawa, menuturkan, realisasi pembangunan gereja tersebut pada 1 Februari 2020, ditandai dengan acara 'Minu Ae Petu' sebuah tradisi dalam budaya Ende untuk gotong-royong.
Baca juga: PD Kota Kupang Kini Fokus Penanganan Kebersihan Pasar Gandeng Pemuda Lintas Agama, SALUT!
"Hari itu juga dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Mgr. Donatus Djagom. Hasil minu ae petu waktu itu, baik uang tunai dan material, sekitar Rp. 850 juta," kata Benediktus, seraya menambahkan, modal awal pembagunan Gereja yakni bantuan dari Pemrintah Daerah Kabupaten Ende, sebesar Rp. 200 juta.
Benediktus, menegaskan, semua umat beragama, Hindu, Buddha, Islam, Kristen terlibat dengan caranya masing-masing membantu proses pembangunan gerja tersebut.
"Saya selalu sampaikan bahwa rumah ini, Gereja ini yang masuk umat Katolik, tapi pemiliknya semua umat, Islam, Hindu, Buddha, Kristen," kata Benediktus.
Target Natal 2021 Diberkati
Benediktus menuturkan, mereka menargetkan, 2021 ini, Gereja Santo Donatus diresmikan dan diberkati dalam tahun ini, sehingga Natal 2021, umat mulai beribadah dan misa di gereja tersebut.
Baca juga: Harla Pancasila, Cerita Dandim Ende,TNI-Polri,Pemuda Lintas Agama Kibarkan Bendera di Gunung Meja
Menurutnya, kontribusi umat lintas agama dan didukung oleh PT. PLN dan berbagai pihak lainnya, pembangunan gereja bisa cepat.