Desa Todo di Kecamatan Satar Mese Utara Sudah Miliki Lopo Dia Bisa dan Jadi Desa Binaan Bank NTT

kehadiran Bank NTT merupakan bentuk dukungan dunia perbankan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Peresmian Lopo Dia Bisa milik Bank NTT yang ditandai dengan pengguntingan pita 

Desa Todo di Kecamatan Satar Mese Utara Sudah Miliki Lopo Dia Bisa dan Jadi Desa Binaan Bank NTT

POS-KUPANG.COM | RUTENG--Desa Todo, Kecamatan Satar Mese Utara resmi memiliki Lopo Dia Bisa sekaligus menjadi desa binaan Bank NTT.

Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah dan Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai, Ny. Meldyanti Hagur-Nabit

Kegiatan ini berlangsung di Kampung Todo, Desa Todo, Kecamatan Satar Mese Utara, Jumat 26 Maret 2021.

Program Lopo Dia Bisa adalah pengembangan dari program Dia Bisa (Digital Agen Bank NTT dan Mahasiswa). Lopo Dia Bisa di Desa Todo akan menjadi sarana bagi kaum milenial yang ingin menjadi Agen Dia Bisa untuk mempromosikan tenun ikat dan menjual kerajinan lokal lainnya. 

Lopo ini juga menawarkan kemudahan bagi masyarakat sekitar untuk melakukan transaksi seperti pembayaran telepon, BPJS Kesehatan, tagihan listrik, Samsat Online, TV berbayar, pembayaran PDAM, pembelian pulsa dan token listrik.

Baca juga: Lounching Lopo Dia Bisa, Bupati Ngada: Ini Wujud Sinergisitas Bank NTT dengan Pemerintah Daerah

Berdasarkan rilis yang diberikan Kepala Bagian (Kabag) Prokopim Setda Manggarai, Lody Moa, yang diterima POS-KUPANG.COM, Sabtu 27 Maret 2021 Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai, Ny Meldy Hagur-Nabit, menyampaikan apresiasi serta menyambut baik program yang dilaksanakan oleh Bank NTT ini.

"Kami menyambut baik (hal ini). Tinggal nanti dari Pemerintah begitu juga dari Dekranasda, kami akan mengerjakan bagian kami untuk mendukung program ini,"tutur Ny Meldy.

Sementara dalam kesempatan lain, Ketua Dekranasda, Ny Meldy,  juga membahas pemasaran tenun. 

Dikatanya, Dekranasda Kabupaten Manggarai terlebih dahulu akan melakukan pendampingan terhadap penenun agar hasil tenunannya berkualitas, bernilai historis, dan pada akhirnya dikenal oleh khalayak luas. 

Baca juga: Bank NTT Launching Lopo Dia Bisa, Harry Riwu Kaho Sebut Bermanfaat Besar Bagi Kaum Milenial

"Kita merapikan tenunan-tenunan dan kerajinan-kerajinan yang ada disini, lalu kita juga perlu punya pencatatan sejarah khusus, bagaimana sejarah dari Desa Todo ini atau Niang Todo ini,"tuturnya. 

Karena itu, lanjutnya, keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan dalam rangka menyukseskan pengembangan ekonomi kreatif. Dirinya berharap agar kedepannya, Desa Todo bisa lebih dikenal oleh publik dan pelayanan pariwisatanya lebih profesional. 

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, mengatakan, kehadiran Bank NTT merupakan bentuk dukungan dunia perbankan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. 

"Kami (Bank NTT) menggunakan pendekatan desa binaan dan desa unggulan. Dalam pendekatan itu, kita mengenalkan tentang digitalisasi dan mengemas desa wisata yang tertata secara manajemen pariwisata. Semua potensi-potensi yang ada kita gali supaya nilai tambahnya ada, nilai tambah bagi pengelola, bagi masyarakat, dan juga bagi wisatawan,"tutur Harry.

Baca juga: Bank NTT Atambua Launching Lopo Dia Bisa

Khusus untuk kegiatan wisata di Kampung Adat Todo, sudah ada inovasi digital yang dibuat sebelumnya, yakni dengan menggunakan teknologi barcode guna mempermudah wisatawan dalam memilih paket tur wisata. Ada dua jenis paket wisata yang ditawarkan dengan memanfaatkan teknologi barcode yakni Paket Gold dan Paket Silver.

Untuk Paket Gold, fasilitas yang akan diterima wisatawan antara lain pemakaian busana adat, ritus adat tuak curu dan ronda (penjemputan dan perarakan), ritus manuk kapu (penyambutan) di Mbaru Niang (rumah adat) dan pengambilan dokumentasi foto di Mbaru Niang, serta edukasi membuat kain tenun dan dokumentasi foto saat proses pembuatan kain tenun.

Baca juga: Bank NTT Launching Lopo Dia Bisa di Kampung Adat Bena-Ngada

Sedangkan untuk Paket Silver, fasilitas yang ditawarkan antara lain pemakaian busana adat, masuk Mbaru Niang, foto di rumah adat, dan edukasi pembuatan kain. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)
 

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved