Breaking News:

Salam Pos Kupang

Nasib Petugas Pemakaman Jenasah Covid

Salah satu hal yang menkhawatirkan dari pandemic Covid-19 adalah tingginya tingkat kematian pasien Covid-19

Editor: Kanis Jehola
Nasib Petugas Pemakaman Jenasah Covid
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - Salah satu hal yang menkhawatirkan dari pandemic Covid-19 adalah tingginya tingkat kematian pasien Covid-19. Apalagi, untuk pasien yang dengan penyakit penyertaan atau sering disebut komorbid.

Dalam konteks Covid-19, pasien dengan komorbid memiliki tingkat mortalitas atau kematian yang lebih tinggi daripada pasien Covid tanpa penyakit penyerta. Paparan Covid-19 pada orang yang memiliki komorbid, seperti penderita diabetes, dapat memengaruhi paru-paru, jantung, ginjal, dan hati.

Dalam sebuah penelitian, komorbid yang paling umum pada pasien Covid-19 adalah diabetes, kardiovaskular, dan penyakit sistem pernapasan.

Baca juga: Bidan Puskesmas Sumba Barat Belum Terima Uang Jasa Persalinan 2019-2020

Potensi kematian yang tinggi pada pasien yang terpapar Covid-19 ini, membuat pemerintah berupaya sangat serius untuk segera mengatasi Covid-19 agar pandemi ini segera berakhir.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19, jumlah kasus Covid-19 di NTT pada Rabu (17/3) ini sudah mencapai 11,208 kasus, sebanyak 2.138 kasus masih dirawat, 8.761 kasus sembuh dan 309 meninggal dunia.

Baca juga: UPT Peternakan NTT dan Petani Kembangkan Pakan Ternak di Kupang Barat

Untuk pasien yang meninggal akibat Covid-19, sudah ditetapkan prosedur tetap (protap) yang harus dipatuhi dan dilakukan dengan ketat. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk prosedur pemakaman jenasah pasien Covid-19 dilakukan oleh pemerintah.

Beberapa prosedur yang sangat ketat dilakukan saat pemakaman jenazah pasien Covid-19. Keluarga tidak diperkenankan untuk melakukan pemakaman, bahkan untuk mendekat saja tidak diijinkan.

Mencermati prosedur pemakaman yang sangat khusus dan tingkat kematian yang juga tinggi, maka pemerintah seharusnya menyediakan sumberdaya dan dukungan kebijakan maupun anggaran yang memadai untuk terpenuhinya prosedur ini.

Prosedur penanganan jenazah, maupun pengusungan jenazah hingga proses pemakaman jenazah melibatkan petugas-petugas yang tidak saja terlatih tetapi juga berani menghadapi resiko tertular.

Selain itu juga mampu menghadapi kemungkinan perilaku tidak menyenangakan dari pihak keluarga yang mungkin saja melakukan tindakan-tindakan yang diluar prosedur penanganan dan pemakaman pasien Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved