China Makin Jengkel, Taiwan Perkuat Pasukan yang Siap Perang di Laut China Selatan,Perintah Beijing?
Pemerintah China terus menekan Taiwan agar negara itu tunduk pada pemerintahan Beijing Pemerintah China terus menekan Taiwan agar negara itu tunduk pa
China Makin Jengkel, Taiwan Perkuat Pasukan yang Siap Perang di Laut China Selatan, Perintah Beijing?
POS KUPANG.COM -- Pemerintah China terus menekan Taiwan agar negara itu tunduk pada pemerintahan Beijing
Namun hingga kini, Taipei terus membangkang dan bersikukuh menjadi negara merdeka lepas dari China daratan
Bahkan, Taiwan memperkuat pasukannya untuk siap berperang melawan China di Laut China Selatan
Menteri Pertahanan Taiwan mengatakan, militer telah memperkuat penempatan di Laut China Selatan yang disengketakan, dan Amerika Serikat telah menyetujui ekspor teknologi sensitif untuk melengkapi armada kapal selam baru Taiwan.
China, yang mengklaim Taiwan sebagai miliknya, telah meningkatkan aktivitas militer di dekat pulau itu dalam beberapa bulan terakhir, berupaya menekan Taipei agar menerima kedaulatan Beijing. Taiwan telah berjanji untuk mempertahankan diri.
Baca juga: Kalina Ocktaranny Baru Sadar usai Menikah,Tak Kuat dengan Vicky Prasetyo yang Ternyata Doyan Begini
Baca juga: Takut Raul Lemos Cemburuan, Krisdayanti Sampai Tak Mau Masuk ke grup WhatsApp Teman-teman
Baca juga: Setelah Dioperasi Jadi Laki-laki, Ini Nama Baru Aprilia Manganang.Ada Unsur Jenderal Andika Perkasa
Baca juga: Ada Apa Rumah Tangga Dude Herlino & Alyssa Soebandono ,Setelah 6 Tahun,IstriTulis Kalimat Sendu ini
Baca juga: China Tak Berani Lewati Wilayah Indonesia, TNI Diperkuat Kapal Selam Baru Diresmikan Prabowo
Berbicara di parlemen pada Rabu (17 Maret), Menteri Pertahanan Chiu Kuo-cheng, yang baru menjabat bulan lalu, menyatakan, Taiwan telah meningkatkan personel dan persenjataan yang ditempatkan di Itu Aba, pulau utama yang diduduki Taiwan di Laut China Selatan.
Itu Aba, juga dikenal sebagai Pulau Taiping, adalah pulau alami terbesar di Kepulauan Spratly dan ditempati oleh Penjaga Pantai Taiwan.
"Mereka mampu memulai perang," kata Chiu ketika ditanya oleh seorang anggota parlemen tentang apakah China bisa menyerang Taiwan, seperti dikutip Reuters. “Tujuan saya adalah agar kita selalu siap setiap saat”.
Ekspansionisme China
Chiu menyebutkan, Taiwan memperkuat posisinya di Itu Aba karena "ekspansionisme" China di wilayah tersebut, meskipun saat ini tidak mempertimbangkan untuk kembali ke garnisun tentara permanen.
China telah membangun pulau-pulau buatan manusia di Laut China Selatan dan memasang pangkalan udara di beberapa pulau tersebut. Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Brunei semuanya memiliki klaim yang bersaing di jalur air tersebut.
Secara terpisah, Chiu bilang, Amerika Serikat telah menyetujui izin ekspor untuk semua peralatan sensitif yang diperlukan untuk armada kapal selam pertama Taiwan yang dibuat di dalam negeri.
Pembangunan delapan kapal selam serang dimulai November tahun lalu, dengan target kapal selam pertama selesai pada 2024.
Dia menambahkan, pembelian senjata Taiwan dari Amerika Serikat, sumber utama senjata pulau itu, tidak terpengaruh oleh Pemerintahan Joe Biden yang baru yang terbentuk dan terus berlanjut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kapal-perang-taiwan-0.jpg)