Breaking News:

Berita NTT Terkini

Mese Ataupah: Nyamuk DBD di NTT Tahun Ini tak Sebanyak Tahun Lalu

Tahun ini penyakit demam berdarah dengue ( DBD) trennya tidak meningkat seperti tahun sebelumnya

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
Kepala Dinas Sosial NTT, dr Mese Ataupah, kepada POS-KUPANG.COM, di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2020) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Tahun ini penyakit demam berdarah dengue ( DBD) trennya tidak meningkat seperti tahun sebelumnya. Awal tahun 2021 ini diperkirakan 400-an pasien yang menderita penyakit DBD.

"Awal Maret ini saja ada 8, bulan lalu sekitar berapa ratus. Nanti saya cek data dulu," kata Kepala Dinas Kesehatan NTT, dr Mese Ataupah yang dihubungi POS-KUPANG.COM.

Jadi, kata dr Mese tren DBD di NTT menurun dan diharapkan pada April mendatang tidak mengalami peningkatan.

Baca juga: Pemkab Kupang Gelar Pelatihan Program Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri  

Bila dibandingkan dengan tahun lalu, awal tahun ini diperkirakan menurun 500 persen. Karena tahun lalu 2020 sekitar 2000-an sedangkan di awal tahun tahun 2021 400-an. 

"Biasanya di musim penghujan, penyakit DBD melonjak tapi diharapkan tidak ada KLB di daerah lain," ujarnya.
Dijelaskannya tahun ini angka DBD menurun karena berdasarkan siklus empat sampai lima tahun. Karena tahun lalu tepat pada siklus empat atau lima tahun. 

Baca juga: Kerja Tim Isoman Berjalan Efektif, Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat

Kemudian, karena hujan maka genangan air kotor dan sampah di drainase semuanya bersih dan sinar matahari yang memapar nyamuk untuk keluar tidak banyak. Jadi nyamuk tahun ini tidak sebanyak tahun lalu.

"Kebanyakan orang mulai curiga dan mengira ada fenomena karena covid-19 naik maka dbdnya turun, tapi ini teorinya belum jelas," tuturnya.

Sedangkan covid-19 di NTT, kata dr Mese sudah menurun jauh dengan tingkat kesembuhan hampir 80 persen. 
Bila vaksin berhasil dan masyarakat menjaga prokes, serta musim hujan selesai maka Covid-19 mulai menurun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved