Sabtu, 18 April 2026

Gadis Difabel Diperkosa

Setelah Perkosa Gadis Bisu dan Tuli di Aimere-Ngada, Dua Pelaku Langsung Melarikan Diri

Setelah Perkosa Gadis Bisu dan Tuli di Aimere-Ngada, dua pelaku langsung melarikan diri

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Korban didampingi oleh keluarganya saat melaporkan kasus pemerkosaan ke Polsek Aimere, Kamis (11/3/2021) 

Setelah Perkosa Gadis Bisu dan Tuli di Aimere-Ngada, dua pelaku langsung melarikan diri

POS-KUPANG.COM | BAJAWA-Kapolsek Aimere Ipda Elias Ballo, SH mengatakan bahwa, setelah melancarkan aksi bejatnya kedua pemuda yang melakukan aksi pemerkosaan terhadap gadis bisu dan tuli di Aimere-Ngada langsung melarikan diri.

"Jadi setelah melakukan pemerkosaan, mereka mendengar ada orang yang mencari korban, mereka langsung melarikan diri," kata Kapolsek Elias kepada Pos Kupang saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini 1 Maret, Nino Kecewa Tahu Mantan Istrinya, Andin Selingkuh Hingga Ada Anak

Elias menambahkan, keesokan harinya, (hari ini, red) korban lalu menceritakan kejadian memalukan tersebut kepada keluarga. Korban menceritakan ciri-ciri dari kedua pelaku kepada keluarganya.

Pada saat itu, keluarga mengecek keberadaan keldua pelaku tersebut dan ternyata kedua pelaku tidak berada di kampung itu.

Baca juga: Terungkap, Video Syur Gisel dan Nobu Didapat MN Lewat Aplikasi ini, Tak Terima Dijadikan Tersangka

"Akhirnya dengan kesigapan masyarakat disitu, akhirnya cari kedua pelaku. Satunya langsung menyerahkan diri, dan satunya lagi ditangkap dan diamankan di kantor desa," terangnya.

Elias menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari kepala desa, pihaknya langsung turun ke kantor desa untuk mengamankan kedua pelaku.

"Kedua pelaku langsung dibawa ke Polsek Aimere untuk penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang gadis yang memiliki keterbatasan berbicara dan mendengar menjadi korban pemerkosaan dua pemuda. Gadis berinisial MEW (20) tersebut diperkosa dua pemuda berinisial PT (22) dan YDK (20) secara bergilir.

Aksi tak terpuji tersebut dilakukan dua pemuda itu di tempat wisata Pantai Lekoena, Dusun Nuamuzi Desa Warupale 1, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Rabu (10/3/2021) sekira pukul 23:00 Wita.

Kapolsek Aimere Ipda Elias Ballo, SH mengatakan, sebelum kejadian, korban bersama masyarakat yang ada di sekitar lokasi, menghadiri acara syukuran pelepasan perahu baru di pantai Wisata Lekoena.

Karena korban merasa ingin membuang air kecil, pada saat itu korban berpamitan dengan sorang saksi bernama Yasinta Paga.

Namun pada saat itu, Yasinta Paga meminta seseorang yang bernama Geril untuk mengantar korban ke WC umum yang ada di tempat kejadian.

Setelah korban buang air kecil, seorang yang bernama Geril lalu kembali, karena menunggu korban terlalu lama. Ternyata korban sudah ditangkap oleh kedua pelaku.

"Terus mereka bawa ke belakang WC umum. Disitu mereka lakukan pemerkosaan secara bergantian," ungkapnya.

Elias mengatakan, setelah lama menunggu seorang bernama Geril ke tempat kegiatan dan melaporkan kepada Yasinta Paga karena korban tidak berada di tempat WC.

"Terus mereka mencari korban. Disana mereka menemukan korban di belakang WC, terus korban cerita bahwa dia sudah diperkosa oleh kedua orang," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved