Berita Viral Terbaru

Aneh Tapi Nyata,Istri Baru Tahu Suaminya Jaksa Gadungan Pasca 4 Tahun Menikah dan Punya 2 Anak

Korban pertama sudah membayar Rp 300 juta, sedangkan korban kedua telah membayar Rp 325 juta. "Kini dia sedang dicari dua korbannya karena kecewa tern

Editor: Ferry Ndoen
istimewa
Seorang jaksa gadungan bernama Abdussomad (40) ditangkap oleh jajaran Polrestabes Surabaya. 

POS KUPANG.COM---- Setelah menikah selama empat tahun dan dikaruniai dua anak seorang istri baru sadar tertipu oleh suaminya yang merupakan jaksa gadungan.

Sejak sebelum menikah sepengetahuan sang istri suaminya adalah seorang jaksa. Namun kedok itu terungkap setelah suami bernama Abdussomad itu ditangkap polisi karena menyewa kamar hotel tanpa membayar.

Selama dua bulan ia menyewa kamar hotel di Surabaya, Abdussomad kabur begitu saja. Setelah ditangkap, kedoknya terungkap.

Perumda Wair Puan Stop Air di Desa Darat Pantai-Sikka Karena Tunggak Air Rp 200 Juta ? Ini Datanya

"Istrinya juga tidak tahu kalau dia jaksa gadungan," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Jhonny Edison Isir di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (5/3/2021).

Abdussomad bersama istri dan anaknya tinggal di Surabaya sejak beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya keluarga ini tinggal di Pontianak.

Saat di Pontianak, Abdusommad bekerja sebagai seorang pegawai honorer di kantor Kejaksaan Negeri Pontianak.

Namun, dia dikeluarkan karena sebuah alasan.

Abdusommad menikahi istrinya saat dia masih bekerja sebagai pegawai honorer.

Kepada istrinya, Abdussomad mengaku berprofesi sebagai jaksa.

Hingga saat dikeluarkan dari Kejari Pontianak, dia masih tetap mengaku jaksa dan berpindah tugas ke Surabaya.

Seorang jaksa gadungan bernama Abdussomad (40) ditangkap oleh jajaran Polrestabes Surabaya.
Seorang jaksa gadungan bernama Abdussomad (40) ditangkap oleh jajaran Polrestabes Surabaya. (istimewa)

Ternyata menjadi jaksa gadungan adalah cara Abdusommad melakukan penipuan.

Kepada polisi, selama ini dia menipu dengan menjanjikan korbannya untuk bisa bekerja di Kementerian Hukum dan HAM dan Kejaksaan Agung.

"Dengan mengenakan seragam jaksa, berharap korbannya percaya," ujar Isir.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved