Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Belu : Siswa di Belu Masih Belajar Dari Rumah
Pembelajaran tatap muka belum diperbolehkan karena trend kasus Covid-19 masih terus meningkat di Kabupaten Belu.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Belu : Siswa di Belu Masih Belajar Dari Rumah
POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Himbuan Pemerintah Kabupaten Belu tentang siswa-siswi SD dan SMP agar belajar dari rumah (BDR) masih berlaku hingga saat ini.
Pembelajaran tatap muka belum diperbolehkan karena trend kasus Covid-19 masih terus meningkat di Kabupaten Belu.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Jonisius R. Mali saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Kamis (4/3/2021).
Menurut Joni, pembelajaran di sekolah masih BDR atau belajar dari rumah. Sekolah belum diperbolehkan tatap muka karena kasus Covid-19 terus meningkat. Pembelajaran tatap muka akan dilakukan manakala kasus covid-19 mulai menurun.
"Kita lihat perkembangan kasus covid-19. Kalau sudah turun baru bisa tatap muka", katanya.
Joni mengatakan, rencana awalnya, kegiatan tatap muka dilaksanakan Februari 2021 namun karena trend kasus Covid-19 meningkat sehingga dilakukan BDR.
"Waktu pertemuan dengan guru-guru SD dan SMP, awal Februari rencana mau tatap muka tetapi melihat trend Covid naik luar biasa, kita putuskan untuk BDR. Kita khawatir jangan sampai jadi klaster baru", tutur Joni.
• Terima Satgas Pamtas RI RDTL, Pangdam IX/Udayana : Tugas Tersebut Merupakan Kehormatan & Harga Diri
• Kisah Kampung Naituta, Hampir 10 Tahun Tempati Rumah Tak Bersertifikat
Dinas Pendidikan terus memantau dan mengevaluasi kegiatan BDR di sekolah-sekolah. Dari pemantauan dinas, sekolah-sekolah serius menjalani metode DBD tersebut. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).