Breaking News:

Penanganan Covid

Pemkab Belu Bangun Posko di Desa

Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) membangun lagi Posko Covid-19 di tingkat desa

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Plh. Bupati Belu, Frans Manafe 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) membangun lagi Posko Covid-19 di tingkat desa. Pembangunan posko ini dalam rangka penegakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 bagi masyarakat di desa.

Pemerintah desa bertanggungjawab dan mengatur penempatan petugas di posko masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Plh. Bupati Belu, Frans Manafe kepada wartawan, Senin (1/3/2021). Menurut Manafe, kasus Covid-19 di Kabupaten Belu masih tergolong tinggi dan Kabupaten Belu masih zona merah.

Terungkap, Ada Kader Demokrat NTT Jadi Pengkhianat Terlibat GPK-PD

Pemerintah terus berupaya untuk mencegah penyebaran Covid lewat himbauan-himbauan penerapan protokol kesehatan. Kemudian, lewat vaksinasi yang sementara berlanjut saat ini diharapkan bisa menurun kasus covid-19.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu yang dirilis Sabtu (27/2/2021) menunjukkan, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu bertambah empat sehingga total menjadi 224 kasus.

Kotak Amal Rumah Makan Suroboyo Maumere Digasak Maling

Dari jumlah itu, pasien sembuh 187 orang sedangkan pasien belum sembuh 27 orang. Pasien yang belum sembuh itu menjalani isolasi mandiri dengan wilayah sebaran Kecamatan Kota 5 orang, Kecamatan Atambua Barat 15 orang, Kecamatan Atambua Selatan 5 orang, Kecamatan Tasifeto Timur 1 orang dan Kecamatan Raimanuk 1 orang.

Disebutkan total pelaku perjalan 3.242 orang, selesai pemantauan 3.214 orang dan dalam pemantauan 28 orang. Suspek 87 orang, kontak erat 470 orang. Semuanya sudah selesai pemantauan. Status probable 9 orang dan kasus meninggal dunia 10 orang.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu
selaku Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Christoforus M. Loe Mau, SE mengatakan, sampai dengan hari ini total Rapid Antigen dengan hasil Positif 438 orang.

Sedangkan total SWAB 836 sampel dengan hasil 594 negatif, 224 positif dan 18 sampel menunggu hasil. Saat ini terdapat satu pasien yang dirawat di ruang Isolasi RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Cristoforus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat. Menjaga jarak fisik dalam beraktivitas, menghindari kerumunan dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun di air mengalir/menggunakan hand sanitizer dan wajib menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah serta menjaga imun tubuh.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah Zona Merah agar melaporkan diri ke Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu atau melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri. Lindungi diri, lindungi sesama.

Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker;
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved