Breaking News:

Berita NTT Terkini

Terungkap, Ada Kader Demokrat NTT Jadi Pengkhianat Terlibat GPK-PD

Terungkap, Ada Kader Partai Demokrat NTT Jadi Pengkhianat Terlibat GPK-PD

Editor: Kanis Jehola
Terungkap, Ada Kader Demokrat NTT Jadi Pengkhianat Terlibat GPK-PD
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Sekertaris DPD Demokrat NTT, Ferdinandus Leu

Terungkap, Ada Kader Partai Demokrat NTT Jadi Pengkhianat Terlibat GPK-PD

POS-KUPANG.COM | KUPANG-DPD Partai Demokrat NTT mengapresiasi sikap tegas Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) dan jajaran DPP Partai Demokrat memecat tujuh kader senior yang terlibat dalam Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat ( GPK-PD).

Ketujuh kader senior yang dipecat secara tidak hormat dan diumumkan Jumat kemarin yakni, Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Johny Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, Ahmad Yahya, dan Marzuki Alie.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat Masuk Bursa Calon Presiden 2024

Selain di DPP, DPD Demokrat NTT juga mencium adanya kader yang diketahui mendukung GPK-PD.

Sekertaris DPD Demokrat NTT, Ferdinandus Leu mengatakan, beberapa kader yang dilaporkan mendukung GPK-PD itu terdiri dari, mantan Ketua DPC dan ada juga mantan Sekretaris DPC. Meski demikian, Ferdi enggan menyebut kader-kader DPC mana yang disebutnya sebagai pengkhianat itu.

"Ada beberapa nama kader yang dilaporkan mendukung GPK-PD. Sedang kami selidiki. Hasil lidik sementara kita, mereka yang terlibat adalah mantan pengurus," ujarnya kepada wartawan, Senin (1/3/2021).

Polsek Aimere Gelar Operasi Penertiban dan Pembagian Masker

Ia mengatakan, saat ini DPD Demokrat NTT terus memantau pergerakan mereka. Jika terbukti, lanjut dia, akan diberi sanksi tegas, bahkan pemecatan.

"Mohon maaf, belum bisa saya buka, karena masih kami selediki lebih lanjut," katanya.

DPD Demokrat NTT mengapresiasi dan memuji ketegasan AHY bersama jajaran DPP yang memecat kader-kader pecundang.

Ferdy menjelaskan, desakan agar Ketua Umum AHY dan jajaran DPP segara memecat kader-kader pecundang yang mendukung GPK-PD sudah disuarakan kader-kader dari berbagai daerah, termasuk dari NTT sejak awal Februari lalu, namun baru disikapi Jumat kemarin.

"Kami maklum. Tentu Ketua Umum dan jajaran DPP tidak mau gegabah. Perlu kajian dan pertimbangan yang matang. Juga memperhatikan prosedur dan tahapan sesuai ketentuan AD/ART Partai Demokrat," katanya.

Dia menjelaskan, sebelum DPP mengumumkan keputusan pemecatan terhadap 7 kader senior tersebut, Ketua Umum AHY dan jajaran DPP telah menggelar pertemuan khusus dengan 34 Ketua DPD, termasuk Ketua DPD NTT, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH di Jakarta, Kamis (25/02/2021) lalu.

Menurut Ferdy, ketegasan sikap pimpinan partai di tingkat pusat tersebut akan diikuti dan ditindaklanjuti oleh pimpinan partai di daerah.

"Kami di daerah juga tentu akan bersikap serupa. Kami akan tindak tegas kader-kader yang terlibat GPK-PD dan KLB abal-abal. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved