Breaking News:

Negara Dirugikan Rp 20 Triliun, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Diperiksa Kejagung, Data Ini Yang Dicari

Salah satu yang sedang ditangani adalah kasus dugaan kerugian negara yang terjadi di BPJS Ketenagakerjaan dengan total kerugian mencapai Rp 20 triliun

Tribunnews.com
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020). 

Negara Dirugikan Rp 20 Triliun, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Diperiksa Kejagung, Data Ini Yang Dicari

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Kasus demi kasus penyalahgunaan keuangan negara, kini terus ditangani aparat penegak hukum.

Salah satu yang sedang ditangani, adalah kasus dugaan kerugian negara yang terjadi di BPJS Ketenagakerjaan dengan total kerugian mencapai Rp 20 triliun. 

Hal itu diungkapkan Direktur Penyidikan JAM Pidsus Kejagung RI Febrie Adriansyah soal pemeriksaan eks Dirut BPJS Ketenagakerjaan untuk mengetahui masalah investasi yang dilakukan perusahaan plat merah tersebut.

Dikatakannya, Kejaksaan Agung RI telah memeriksa mantan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan berinisial AS.

Dalam pemeriksaan kasus dugaan korupsi tersebutt, katanya kepada wartawan, Kamis (25/2/2021), oknum bersangkutan masih dalam status sebagai saksi.

"Kami hanya lihat soal investasinya. Kami melihat bagaimana investasinya sampai saat ini kan teman-teman udah tau yang menjadi unrealized loss itu yang diperdalam," kata Febrie di Kejagung RI, Jakarta, Kamis (25/2/2021) malam.

Febrie menyatakan penyidik tengah mendalami apakah pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh BPJS Ketenagakerjaan termasuk risiko bisnis atau justru adanya dugaan korupsi.

"Apakah kerugian itu risiko bisnis atau tidak. Nah ini kan pengetahuan tentang keuangan itu kan ada di rekan-rekan BPK, transaksi itu ada di OJK. Bukan di keahlian penyidik jaksa lah ya, makanya kita masih menunggu itu," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Agung RI memperkirakan kerugian negara dugaan kasus tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi BPJS Ketenagakerjaan mencapai Rp 20 triliun. Angka itu dibukukan hanya dalam 3 tahun saja.

Halaman
12
Editor: Frans Krowin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved