Berita NTT Terbaru
Independen Coffee Shop, Kreativitas Pebisnis Muda NTT
membedakan nanti adalah latte art, jadi aku udah tekankan kepada teman - teman di operasional juga, bahwa setiap kopi atau minuman yang keluar dari in
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Ferry Ndoen
"Benar - benar sumber daya di sini itu harus kita bimbing, bina untuk bisa sampai standar yang bagus karena aku pernah kerja di luar juga jadi tau lah standar di Jakarta dengan di sini masih beda. Kita pengen paling tidak mendekati standar Pulau Jawa dimana dari segi pelayanan yang harus ramah. Hospitalitynya masih kurang karena mungkin watak kita yang keras ya jadi mungkin strugglenya ada di situ," jelasnya.
Selain itu, Merli juga mencari feedback sebanyak mungkin dari customer dan cukup terbuka dengan kritik maupun saran.
"Itu kita benar - benar take it very seriously," tegasnya.
Setelah PSBB berakhir, Independen sangat bisa digunakan untuk nongkrong karena tempatnya yang nyaman.
"Kita ada ruangan indoor untuk yang mau AC, mau kerja tugas, butuh ruangan yang tenang, terus ada ruangan outdoor untuk orang - orang yang mau ngerokok," ungkapnya.
Selain itu, Independen juga menyediakan akses Wi-Fi sehingga bagi kaum muda yang membutuhkan jaringan internet untuk mengerjakan tugas atau sekedar bermain, bisa nongkrong di tempat ini.
Menu yang ada juga terdiri atas dua jenis yaitu coffee dan non coffee.
"Standar coffee shop biasanya ada kopi hitam atau americano, ada espressonya juga, salah satu best seller non coffee ada hot taro, hot chocolate dan hot mocca," ujar Merli.
"Makanannya snack - snack kayak French fries, sandwich, french toast, itu roti bakar pake keju dikasih madu, ada juga pisang goreng," pungkasnya.(cr4)
• Kunjungan Presiden di Sikka, NTT- Rini Sadipun Senang Dapat Baju dari Jokowi Berita Maumere Terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/merlisia-liyanto-ok.jpg)