Jumat, 10 April 2026

Berita NTT Terbaru

Independen Coffee Shop, Kreativitas Pebisnis Muda NTT 

membedakan nanti adalah latte art, jadi aku udah tekankan kepada teman - teman di operasional juga, bahwa setiap kopi atau minuman yang keluar dari in

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Owner Independen Coffee Shop, Merlisia /SELASA/23/02/2031 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ditengah pandemi ketika kondisi ekonomi lesu, Merlisia Liyanto, pebisnis muda NTT, malah melaunching coffee shop yang diberi nama Independen pada Minggu (14/02/2021).

Dalam Ngobrol Asyik Bersama Pos Kupang bertema "Marketing Campaign  Independen Coffee Shop" pada Senin (22/02/2021), Merli mengungkapkan, salah satu hal yang ditonjolkan dalam usahanya ini adalah Latte Art, yang menjadi pembeda dengan coffee shop lain di Kota Kupang.

"Aku memfokuskan di latte art. Salah satu yang membedakan nanti adalah latte art, jadi aku udah tekankan kepada teman - teman di operasional juga, bahwa setiap kopi atau minuman yang keluar dari independen itu harus ada latte artnya," jelas Merli.

Menurut Merli, di Kota Kupang masih belum ada coffee shop yang benar - benar fokus pada latte art sehingga dia ingin Indepnlenden menjadi salah satu yang fokus di latte art dengan tidak mengesampingkan rasa dan harga. 

Lebih lanjut Merli mengatakan, nama Independen sendiri terbentuk karena dia ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda.

"Waktu itu sempat ada beberapa nama yang muncul juga, cuma setelah diskusi dengan orang desain dan manager, aku pengen sesuatu nama yang identik dengan aku," jelasnya.

Angka 178 yang tertera di logo Independen sendiri menunjukkan tanggal Kemerdekaan Indonesia sekaligus hari ulang tahun Merli sendiri yakni 17 Agustus.

"Jadi  kata Independen itu sangat melekat dengan aku dan juga Indonesia dan ulang tahun aku dan Indonesia juga," ujar Merli.

Meskipun berasal dari keluarga pengusaha, Merli membangun Independen tanpa campur tangan kedua orangtua.

"Kita ada tim yang cukup solid, ada manager, ada admin, supervisor segala macam dan ini puji Tuhan, kita benar - benar terlepas dari orangtua dan hasil kerja keras kemarin dari usaha yang sebelumnya aku pakai untuk bangun Independen ini," katanya.

"Tapi tentunya aku masih sering konsultasi dengan orangtua, hal - hal yang mungkin aku belum terlalu paham, jadi orangtua tetap ada andil dalam kasih advice," lanjut Merli.

Dalam membangun usaha, Merli lebih memilih coffee shop karena melihat ada kesempatan yang terbuka.

"Aku sebelum ini sudah berkecimpung didunia F&B (Food and Beverages - red) jadi emang pengalaman di F&B itu sudah ada," jelas Merli.

"Kenapa aku memilih kopi, karena kopi itu bisa dibilang minuman wajib orang - orang sehari - hari dibanding jus atau boba. Kalau orang demen kopi pasti setiap hari dia harus minum dan aku melihat masih ada peluang di situ. Di Kupang juga sudah ada beberapa coffee shop tapi aku pengen munculin sesuatu yang berbeda juga di Independen ini," lanjutnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved