Breaking News:

Pria di Kupang Tega Cabuli Bocah 1 Tahun

Seorang Pria di Kelurahan Tarus Kecamatan Kupang Tengah tega mencabuli bocah berumur 1 tahun

Pria di Kupang Tega Cabuli Bocah 1 Tahun
ISTIMEWA
NDM, pelaku pencabulan saat diamankan polisi

Seorang Pria di Kelurahan Tarus Kecamatan Kupang Tengah tega mencabuli bocah berumur 1 tahun

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Sungguh bejat kelakuan NDM. Remaja 18 tahun ini tega mencabuli Melati (bukan nama sebenarnya), bocah yang baru berumur 1 tahun.

Aksi bejat NDM dilakukan di rumah orangtua korban di RT 011 RW 005, Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang tengah pada, Sabtu 19 Februari 2021 sekitar pukul 20.00 Wita.

Di Lewa, Sumba Timur Ada Gempa Bumi 3.2 SR 

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto menuturkan, kejadian itu berawal dari pelaku yang tinggal serumah dengan orangtua Melati disuruh menjaga Melati, karena ibu melati saat itu sedang memasak di dapur.

Sambil menggedong Melati, pelaku menonton film dewasa di handphonenya. Pelaku kemudian membawa Melati ke kamar tidur. Ia lalu mencabuli korban dengan cara mengoleskan kemaluannya ke sela paha kiri dan kanan bocah itu.

Ibu Melati yang saat itu sedang mencari Melati kemudian masuk ke kamar pelaku dan memergoki pelaku. Bersama suaminya, ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kupang Tengah.

Heboh Kalina Oktarani Nangis Ungkap Penyebab Batal Nikah dengan Vicky Prasetyo

“Polsek telah menerima laporan dari ayah korban berinisial YAH," ujarnya kepada wartawan, Minggu (21/2/2021).

Menurut dia, saat ini pelaku telah diamankan aparat Polsek Kupang Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku dijerat Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang No 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan Pemerintah penganti Undang-Undang No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved