Breaking News:

Berita Sumba Barat Daya Terkini

Banjir Lalu Lintas di Jalan Raya Kerobo, Sumba Barat Daya Macet, Begini Kondisinya, SIMAK INFO

Hujan deras yang melanda Kota Tambolaka khususnya dan Kabupaten Sumba Barat Daya umumnya selama sehari penuh, Sabtu (20/2/2021) menyebabkan terjadi ba

pk/petrus piter
Foto banjir menggenangi jalan raya Kerobo, Desa Weelonda, Kecamatan Kota Tambolaka, SBD, Sabtu (20/2/2021)  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM/TAMBOLAKA---Hujan deras yang melanda Kota Tambolaka khususnya dan Kabupaten Sumba Barat Daya umumnya selama sehari penuh, Sabtu (20/2/2021) menyebabkan terjadi banjir di  jalan raya Kerobo di Desa Wee Londa, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya.

Hal itu menyebabkan  arus lalu lintas kendaraan macet karena para sopir harus mengurangi kecepatan dan antre melewati jalur itu.

Bagi masyarakat setempat, tidak tersedianya drainase memadai menyebabkan air besar yang datang menggenangi  jalan raya Kerobo hingga areal pekarangan rumah warga sekitar.

Robert Kaka dan Ama Yohanes, dua pemuda yang ditemui POS-KUPANG.COM di lokasi kejadian, Sabtu (20/2/2021) sore, mengatakan,   bagi keduanya, banjir yang melanda  jalan raya Kerobo hingga menggenangi perumahan warga sekitar bukan hal baru. Kondisi itu selalu terjadi setiap tahun bila hujan besar tiba.

Warga sudah berulangkali  menyampaikan kepada pemerintah daerah agar segera membangun drainase agar air mengalir lancar terutama  pada   musim hujan. Sayangnya sampai detik ini belum terealisasi juga. Pemerintah selalu beralasan ruas jalan tersebut adalah jalan propinsi. Padahal setiap tahun warga menjadi korban akibat banjir.

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM di lokasi kejadian, Sabtu (20/2/2021), akibat hujan deras berlangsung selama beberapa jam lamanya menyebabkan terjadi banjir dan menggenangi jalan raya di Kerobo, Desa Weelonda, Kecamatan Kota Tambolaka, SBD. Dikuatirkan hujan besar tersebut terus terjadi pada beberapa hari ke depan mengancam ruas jalan tersebut putus. Nampak sejumlah anak-anak mencoba mengatur arah lalu lintas kendaraan agar tidak terjebak banjir.

Tidak adanya drainase memadai menyebabkan air deras datang dari arah atas kawasan hutan lindung langsung menggenangi jalan raya sehingga membuat pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati agar kendaraannya tidak macet akibat kemasukan air.

Warga mendesak pemerintah segera membangun drainase memadai agar air mengalir lancar dan tidak menggenangi jalan raya serta rumah warga sekitar. (Pet)

Foto banjir menggenangi jalan raya Kerobo, Desa Weelonda, Kecamatan Kota Tambolaka, SBD, Sabtu (20/2/2021) 

Foto banjir menggenangi jalan raya Kerobo, Desa Weelonda, Kecamatan Kota Tambolaka, SBD, Sabtu (20/2/2021) 
Foto banjir menggenangi jalan raya Kerobo, Desa Weelonda, Kecamatan Kota Tambolaka, SBD, Sabtu (20/2/2021)  (pk/petrus piter)

 
 

Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved