Breaking News:

Pengadilan Agama Atambua Canangkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi

Pengadilan Agama Atambua melakukan pencanangan zona integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi ( WBK)

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
PENCANANGAN---Pencanangan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Pengadilan Agama Atambua, Kamis (18/2/2021). 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA - Pihak Pengadilan Agama Atambua melakukan pencanangan zona integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi ( WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani ( WBBM).

Kegiatan pencanangan Zona Integritas dilaksanakan di Kantor Pengadilan Agama Atambua, Kamis (18/2/2021). Kegiatan tersebut dihadiri Plh. Bupati Belu, Frans Manafe, S.Pi bersama Forkopimda Plus Kabupaten Belu untuk bersinergi dan mendukung pelaksanaan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di Wilayah Pengadilan Agama Kabupaten Belu.

Plh. Bupati Belu dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada jajaran Pengadilan Agama Atambua yang bertekad bulat dan berkomitmen penuh untuk membangun zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan birokrasi bersih serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Belu.

OJK Diminta Segera Selesaikan Masalah BPR Larantuka dan Nasabah

Lanjutnya, keberhasilan pembangunan zona integritas sangat ditentukan oleh kapasitas dan kualitas integritas masing-masing individu, yang mempunyai relevansi dalam peningkatan kapasitas dan kualitas integritas dari organisasi, dimana berada.

"Kita ketahui bersama bahwa zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Bersih dan Melayani melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik," terang Frans Manafe.

Penemuan Mayat di Sumba Timur - Keluarga Sofia Setuju Jenazah Diautopsi

Plh. Bupati Belu juga menyampaikan, pencanangan ini adalah langkah awal dan bagian dari mensukseskan reformasi birokrasi, dengan melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik, efektif, efisien, pelayanan prima dan memuaskan.

Lebih lanjut, pencanangan Zona Integritas merupakan salah satu syarat dari penilaian mandiri reformasi birokrasi yang diamanatkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Plh. Bupati Belu berharap melalui upaya ini setiap institusi dan aparaturnmya memiliki akuntabilitas dan kualitas kinerja yang semakin baik, sehingga harapan publik terhadap pelayanan yang berkualitas, hasilnya tuntas dan terukur serta mudah diakses.

Menutup sambutannya, Plh. Bupati Belu mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan dan bersinergi dalam melaksanakan tugas untuk mewujudkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani khususnya pada Pengadilan Agama Atambua dan Pemerintah Kabupaten Belu pada umumnya.

Ketua Pengadilan Agama Atambua, Jamaludin Muhamad, S.H.I., M.H. dalam kesempatan tersebut menyampaikan ditengah pandemi covid-19 yang membatasi segala aktivitas dirinya berharap dukungan semua stakeholder untuk mendukung dan bersinergi bersama Pengadilan Agama Kabupaten Belu untuk mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

"Terimakasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, walaupun ditengah pandemic covid-19 yang membatasi aktivitas kita," ungkap Ketua PA Kabupaten Belu.

Kegiatan pencanangan ini diawali dengan pembacaan ikrar bersama Zona integritas PA Atambua, dan dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas dan penandatangan MOU terpadu bersama Instansi terkait. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved