Breaking News:

Gelombang Tinggi di Pantai Selatan Bola Warga Desa Ipir Mengaku Hidup Tidak Tenang

Akibat gelombang tinggi di Pantai Selatan Kecamatan Bola warga Desa Ipir mengaku hidup tidak tenang

PK/RIS
PESISIR-Pesisir Pantai Selatan di Desa Ipir, Kecamatan Bola, Sikka. 

Akibat gelombang tinggi di Pantai Selatan Kecamatan Bola warga Desa Ipir mengaku hidup tidak tenang

POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Gelombang tinggi di Pantai Selatan Flores tepatnya di pesisir pantai Desa Ipir, Kecamatan Bola mengancam pemukiman warga di desa tersebut.

Ada puluhan rumah mulai terkena dampak gelombang tinggi.

Bukan saja rumah, jalan Bola-Hale pun ikut terancam.

Warga Desa Ipir kepada wartawan di pesisir pantai mengaku gelombang tinggi membuat warga mulai tidak tenang.

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Praperadilan Mantan Bupati Manggarai Barat Juga Ditolak

Pasalnya, ada beberapa rumah yang berada di pinggir pantai bagian belakang rumahnya terkena air laut.

"Gelombang tinggi mulai membuat rumah warga di pesisir pantai yang ada di Desa Ipir. Ada rumah warga kalau gelombang besar air laut masuk ke rumah warga," kata Penjabat Kades Ipir, Veronika U.Ritan kepada wartawan di Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kamis (18/2/2021) siang.

Tersangka Penjualan Daging Rusa di Labuan Bajo Diancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

Ia menjelaskan, bencana gelombang tinggi di Pantao Ipir sering terjadi pada akhir dan awal tahun.

Ia mengatakan, pihaknya berharap di pesisir Pantai Ipir dibangun penahana biar menyelamatkan rumah warga.

Kadus Ipir, Maria Fitri mengaku rumahnya sudah terkena dampak gelombang tinggi.

"Kalau air masuk ke rumah kami angkat barang ke rumah keluarga. Makanya kami tidak tenang kalau ada gelombang tinggi," papar Fitri.

Rumah Fitri berada di Pesisir Pantai Ipir yang selalu terancam.

Ia berharap ada penahanan di pesisir pantai. "Jika ada pengaman maka warga bisa tenang," kata Fitri.

Pantauan POS-KUPANG.COM di Desa Ipir gelombang tinggi masih terasa.

Pemukiman di pesisir pantai tampak sepi dan tidak ada aktivitas nelayan yang pergi melaut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved