Peneliti WHO Ungkap China Bohongi Dunia Soal Virus Corona di Wuhan

Virus itu berasal dari Wuhan dan cepat menyebar bahka kini sudah membunuh lebih dari 2 juta penduduk dunia

Editor: Alfred Dama
REUTERS/Aly Song
Peter Ben Embarek, anggota tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Penelitian WHO, China bohongi dunia soal kasus Covid-19 di Wuhan. 

Peneliti WHO Ungkap China Bohongi Dunia Soal Virus Corona di Wuhan

POS KUPANG.COM -- China menunjukan sikap tak bertanggung jawab dalam kasus penyebaran virus corona ke seluruh dunia

Virus itu berasal dari Wuhan dan cepat menyebar bahka kini sudah membunuh lebih dari 2 juta penduduk dunia

Namun, pemerintah China dianggap tidak jujur mengenai virus corona ini

Tim Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) menuding pemerintah China membohongi publik global tentang pandemi virus corona.

Uya Kuya Kristis Terpapar Covid-19, Mata Tiba-tia ke Atas Sang Istri Sampai Histeris 

Aurel Hermansyah Nangis Saat Disuru Ashanti Minta ijinke Raul Lemas untuk Nikah, Istri Anang Kaget 

China Diramal Bakal Hancur Beberapa Tahun Lagi Meski Militernya Terkuat Di Dunia, Ini Sebabnya 

Krisdayanti Merasa Tak Dianggap Ibu,Kecewa Anak Gadisnya Aurel Hermansyah Tak Kabarkan Tanggal Nikah

Wajah Nia Ramadhani Memang Cantik, Tapi Berantakan hingga Bikin Ardi Bakrie Jengkel Sampai Ubun-ubun

Foto file ini diambil pada 15 Mei 2020 menunjukkan seorang pekerja medis mengambil sampel swab dari seorang anggota staf dari pabrik monitor komputer AOC untuk diuji untuk coronavirus COVID-19 di Wuhan di provinsi Hubei tengah Cina. Pihak berwenang China telah menyelesaikan kampanye pengujian coronavirus massal di Wuhan
Foto file ini diambil pada 15 Mei 2020 menunjukkan seorang pekerja medis mengambil sampel swab dari seorang anggota staf dari pabrik monitor komputer AOC untuk diuji untuk coronavirus COVID-19 di Wuhan di provinsi Hubei tengah Cina. Pihak berwenang China telah menyelesaikan kampanye pengujian coronavirus massal di Wuhan ((STR / AFP))

Tim ahli dari WHO menemukan sinyal bahwa Covid-19 yang pertama kali muncul di Wuhan, China , pada 2019 sebenarnya jauh lebih luas daripada yang diperkirakan.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu tim ahli dari WHO yang menyelidiki asal-usul Covid-19 di Wuhan beberapa waktu lalu, Peter Ben Embarek , kepada CNN.

Embarek mengatakan, pihaknya mendesak untuk mendapatkan akses terhadap ratusan ribu sampel darah di Wuhan. Namun, otoritas China sejauh ini belum mengizinkan permintaan itu.

Embarek mengatakan kepada CNN dalam sebuah wawancara bahwa upaya penyelidikan tersebut telah menemukan beberapa tanda penyebaran Covid-19 pada 2019 yang lebih luas.

Dia juga menyebut ada lebih dari selusin strain virus yang sudah ada di Wuhan pada Desember 2019 sebagaimana dilansir dari 9News, Senin (15/2/2021).

Tim tersebut juga memiliki kesempatan untuk berbicara dengan pasien pertama yang menurut pejabat China telah terinfeksi tanpa catatan riwayat perjalanan. Dia dilaporkan terinfeksi pada 8 Desember 2019.

Keterlambatan data yang lebih rinci yang dikumpulkan oleh tim dari WHO itu dapat menambah kekhawatiran para ilmuwan lain yang meneliti asal-susul Covid-19.

Pasalnya, para ilmuwan khawatir jika penyakit tersebut kemungkinan telah menyebar di China jauh sebelum kemunculan resminya yang pertama pada pertengahan Desember 2019.

"Virus itu telah beredar luas di Wuhan pada Desember (2019), yang merupakan temuan baru," ujar Embarek kepada CNN. Dia menambahkan, tim telah diberikan catatan 174 kasus virus corona di sekitar Wuhan pada Desember 2019 oleh para ilmuwan China

Dari 100 kasus tersebut telah dikonfirmasi oleh tes laboratorium sedangkan 74 kasus lainnya melalui diagnosis klinis dari gejala pasien.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved