Breaking News:

Ini Pesan Wakil Bupati Belu, Ose Luan kepada BPD

Wakil Bupati Belu ( Wabup Belu) Drs. JT Ose Luan mengambil sumpah dan melantik 10 orang Anggota BPD Desa Lasiolat

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Wakil Bupati Belu, Drs. J.T. Ose Luan mengambil sumpah dan melantik 10 orang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lasiolat dan Desa Dualasi, Kecamatan Lasiola di Aula Lantai I Kantor Bupati Belu, Senin (15/2/2021). 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA---- Wakil Bupati Belu ( Wabup Belu) Drs. JT Ose Luan mengambil sumpah dan melantik 10 orang anggota Badan Permusyawaratan Desa ( Anggota BPD) Desa Lasiolat dan Desa Dualasi, Kecamatan Lasiolat bertempat di Aula Lantai I Kantor Bupati Belu, Senin (15/2/2021).

Pelantikan anggota BPD pada Desa Lasioat dan Desa Dualasi ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Belu, Nomor : 17/HK/2021.

Dalam sambutannya, Ose Luan menegaskan, BPD bukan lawannya Kepala Desa, tetapi teman, sahabat dan mitra kerja dari Kepala Desa.

Polres Siap Lidik Video Mesum Siswa SMA di Sumba Timur

"BPD itu bukan lawannya Kepala Desa, tapi teman, sahabat dan mitra. Kalian dilantik seturut agama Katolik sesuai dengan yang dijawab bersama-sama saat bersumpah, oleh karenanya kasih sayang dibina bersama dengan Kepala Desa, tidak boleh membangun permusuhan dan pertentangan," tandas Ose Luan.

Lanjutnya, ke 10 orang BPD yang dilantik ini diutus dan ditugaskan untuk melaksanakan tugas sebagai BPD bersama Kepala Desa dan bekerja untuk masyarakat di Desa Dualasi dan Desa Lasiolat.

Baper Parah, Sinopsis Ikatan Cinta, Andien Al Mesra di Ranjang Sampai Malu-malu, Selasa 16/2/2021

Dalam melaksanakan tugas sebagai BPD, terdapat atura-aturan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan untuk mengabdi dan melayani masyarakat dengan ikhlas.

"Ada hirarki dan struktur, itu harus dipatuhi. Ada aturan-aturan yang harus dipelajari dan diketahui, dan sekaligus dipatuhi untuk dilaksanakan. Semua tujuan itu untuk pegabdian dan pelayanan yang ikhlas kepada masyarakat di desa dimana anda berada," kata Ose Luan.

Wabup berpesan kepada BPD dan Kepala Desa untuk mengesampingkan perbedaan- perbedaan yang ada dan bersama sama melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan penuh kasih sayang. Hindari sikap hanya membenarkan diri sendiri dan selalu menyalahkan orang lain.

"Hindari merasa diri paling tau, tidak boleh membawa egoisme dan merasa semua benar sendiri. Jika kita tau, maka kita membagikannya kepada yang lain. Jangan menganggap remeh orang lain, dan jangan menganggap diri penting, karena ketika kita merasa diri penting orang lain menjadi tidak penting," pesannya.

Diakhir sambutannya, Wabup Ose Luan berpamitan dan menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada masyarakat.

"Sebagai Wakil Bupati, saya mohon pamit karena tanggal 18 Februari ini sudah tidak lagi masuk. Mohon maaf bila ada hal yang kurang dari kami karena kami juga manusia yang dipilih oleh rakyat atas restu Tuhan. Syukur kepada Tuhan dan terima kasih kepada anda semua," ucap J.T. Ose Luan.

Ose Luan mengungakapan hal senada ketika menghadiri kegiatan kunjungan kerja Menteri Pertanian RI di Desa Fatuketi, Kamis (12/2/2021). Ose Luan menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada masyarakat Belu yang telah mempercayakan ia dan Bupati yang telah memimpin Kabupaten Belu selama lima tahun. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved