Realisasi Kinerja BPPD Kabupaten TTU Tahun 2020 Capai 99,35%

ia berharap tahun 2021, capaian kinerja BPPD TTU terus meningkat meskipun sedang berada di tengah situasi Pandemi Covid-19.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
 POS-KUPANG.COM/Dionisius Rebon
Kepala BPPD Kabupaten TTU, Emerentiana Imaculata Ukat, Senin, 15/02/2021.   

Realisasi Kinerja BPPD Kabupaten TTU Tahun 2020 Capai 99,35%

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-- Realisasi program kerja Badan Pengelolah Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada tahun 2020 mencapai 99,35%.

Hal ini disampaikan Kepala BPPD Kabupaten TTU Emerentiana Imaculata Ukat saat ditemui POS-KUPANG.COM, di ruang kerjanya, Senin, 15/02/2021.

Mencermati capaian tersebut, ia berharap tahun 2021, capaian kinerja BPPD TTU terus meningkat meskipun sedang berada di tengah situasi Pandemi Covid-19.

"Kita berharap tahun ini tidak menurun, dan semakin baik," tandasnya.

Emerentiana menjelaskan, sebagai Badan Pengelolah Perbatasan Daerah, pihaknya tidak hanya menangani hal-hal yang berkaitan dengan perbatasan daerah secara penuh. Tetapi berkoordinasi dengan terkait lainnya.

Terkait pengelolaan batas negara, BPPD TTU berkoordinasi dengan Pos Pamtas RI-RDTL. Sementara itu, untuk batas daerah dan batas desa, lanjutnya, BPPD TTU berkoordinasi dengan Dinas PMD dan Tatapem.

Dalam melaksanakan tugas, BPPD juga fokus pada pengembangan kawasan perbatasan dan pengembangan masyarakat. Demi merealisasikan tugas dan fungsi tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan dinas terkait.

"Karena di Wini itu kawasan laut, maka kami berkoordinasi dengan dinas perikanan. Kemudian ada dinas Perindag dan Koperasi," jelasnya.

Tidak hanya itu, BPPD juga berkoordinasi dengan PDAM Kabupaten TTU dan PUPR dalam upaya pengadaan air bersih di kawasan perbatasan RI-RDTL. 

Sedangkan, pada bulan Desember 2020, bebernya,  telah dibangun PLBN Napan dan saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Direncanakan pengerjaan PLBN Napan akan berakhir pada bulan Maret 2022.

"Dan targetnya Maret 2022 itu, sudah rampung seluruhnya. Itu dari APBN," ujar Emerentiana.

Selain itu, dalam kesempatan rapat koordinasi bersama Badan Nasional Perbatasan RI beberapa waktu lalu, pihaknya juga melakukan pembahasan terkait pengembangan kawasan Pantura (Pantai Utara) TTU.

Ia menerangkan, pada Tahun 2021 akan dilanjutkan pengerjaan jalan  Sabuk Merah dari Nualelo hingga ke Saenam. Sementara itu, Jembatan Aplal saat ini sedang dalam proses pengerjaan.

Karang Taruna Desa Kolontobo Rayakan Hari Valentine Dengan Tanam Bakau

Bupati Malaka Apresiasi Buat Bank NTT Betun

Bupati Manggarai Barat dan Istri Diperiksa Kejati NTT

Mantan Wali Kota Kupang Jonas Salean Dituntut 12 Tahun Penjara

Emerentiana juga berharap tidak ada lalu-lintas antar negara baik dari RI ke RDTL maupun sebaliknya. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved