Menteri Pertanian RI : Tertundanya Presiden Ke Sumba Tengah,Pertanda Baik, Perbaiki Lagi Yang Ada

yang ada sekarang sudah bagus tetapi saya secara pribadi belum puas. Kalau saya bilang puas maka tidak ada lagi yang mau kerja.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, kembali meninjau lokasi food estate untuk memastikan kesiapan warga mengolah lahan food estate, Senin (15/2/2021)  

Menteri Pertanian RI, Tertundanya Presiden Ke Sumba Tengah, Pertanda Baik,  Perbaiki Lagi Yang Ada

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK---Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, S.H, M.H, mengatakan, tertundanya Presiden RI, Joko Widodo berkunjung ke Kabupaten Sumba Tengah dalam rangka meninjau lokasi food estate, Selasa (16/2/2021) adalah sebuah pertanda baik bagi kita semua untuk memperbaiki apa yang ada sekarang.

Baginya, yang ada sekarang sudah bagus tetapi saya secara pribadi belum puas. Kalau saya bilang puas maka tidak ada lagi yang mau kerja.

"Saya minta perbaiki semua zona, mulai zona I sampai zona V. Misalnya, hari ini, Senin (15/2/2021) saya melihat  pembangunan kandang itik hanya di satu zona saja maka saya  minta pembangunan  kandang itik terjadi disemua zona yakni zona I sampai zona V," kata Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, S.H, M.H dalam sambutan singkatnya ketika kembali meninjau lokasi food estate padi di Desa Makatakeri, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah, Selasa (15/2/2021) siang.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, tertundanya Presiden RI, Joko Widodo datang ke Kabupaten Sumba Tengah, Selasa (16/2/2021) tentu punya alasan.

Namun demikian, ia tidak melihat alasan itu tetapi memandangnya sebagai sebuah kehendak Tuhan dan  pesan  alam, bahwa masih ada yang perlu diperbaiki diantaranya apakah kelompok tani sudah siap atau belum dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan itu,  ia memerintahkan semua direktorat jenderal Kementerian Pertanian RI yang juga hadir agar memberikan dampingan serius mensukseskan program food estate di Sumba Tengah.

Baginya bekerja mensukseskan program food estate bukan karena Presiden RI mau datang tetapi lebih daripada itu adalah mensejahterakam rakyat daerah ini.

Karena itu bukan soal kehadiran presiden tetapi sungguh-sungguh seluruh rakyat daerah ini  harus bekerja mensukseskan program food estate demi meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Biaya Rapid Antigen Penumpang Lion Air Group Cuma 95.000 Rupiah

Pilkada Mabar : KPU Merasa Senang Tahapan Pilkada Telah Dilalui

Begini Tanggapan Mantan Walikota Kupang Jonas Salean Usai Dituntut 12 Tahun Penjara

3 Dusun di Kloangpopot-Sikka Sudah Ada Jaringan dan Meteran Listrik

Sementara itu, Bupati Kabupaten Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu dalam sambutannya  mengatakan, pemerintah dan seluruh rakyat Sumba Tengah sangat serius melaksanakan program food estate. 

Ia  percaya dengan dampingan kementerian pertanian selama 3 tahun berturut-turut maka program food estate  pasti sukses dan tingkat kesejahteraan masyarakat Sumba Tengah lebih baik pula.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved