Jumat, 8 Mei 2026

Biaya Rapid Antigen Penumpang Lion Air Group Cuma 95.000 Rupiah

mekanisme untuk bisa mendapatkan layanan tersebut adalah calon penumpang harus membeli tiket terlebih dahulu kemudian membeli voucher

Tayang:
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Area Manager Lion Air Group NTT, Rinus T. Zebua 

Biaya Rapid Antigen Penumpang Lion Air Group Cuma 95.000 Rupiah

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Lion Group memberikan kabar gembira dalam masa pandemi untuk para penumpang pesawat yang bernaung dibawah Lion Group.

Area Manager Lion Air Group NTT, Rinus T. Zebua mengungkapkan, harga rapid antigen dipatok Rp. 95.000 untuk setiap penumpang.

"Harganya 95.000 per orang untuk semua penumpang Lion Group, artinya penumpang Lion Air, Wings Air dan Batik Air," kata Rinus pada Senin (15/02/2021).

Lanjut Rinus, mekanisme untuk bisa mendapatkan layanan tersebut adalah calon penumpang harus membeli tiket terlebih dahulu kemudian membeli voucher untuk rapid antigen di kantor perwakilan Lion Air Group atau travel agent dibawah Lion Air Group. 

"Nanti voucher itu akan menempel secara virtual pada tiket. Kalau penumpangnya mau melakukan pemeriksaan, tinggal datang ke rumah sakit kerjasama, dalam hal ini Rumah Sakit (RS) Mamami," ujar Rinus.

"Tinggal tunjukkan kode booking. Nanti (RS) Mamami kami lengkapi dengan sistem untuk memeriksa apakah penumpang tersebut sudah punya voucher atau belum. Kalau sudah punya voucher baru dilayani. Jadi tidak ada pembayaran lagi di Mamami. Tinggal menunjukkan kode bookingnya," jelasnya.

Dikatakan Rinus, ketika membeli tiket pesawat, calon penumpang ditawar apakah mau membeli voucher atau tidak. Jika ada calon penumpang yang memilih untuk melakukan rapid antigen sendiri di tempat lain, pihak Lion Air Group tidak mempermasalahkan.

"Kami tidak masalah, hanya kan kita melihat harganya cukup tinggi apalagi market dunia penerbangan kan cukup lesu karena dampak psikis yang terjadi akibat efek domino dari keadaan pandemi ini," kata Rinus. 

"Jadi sebagai maskapai, kita harus pikirkan juga bagaimana supaya orang tidak terlalu berat juga dalam faktor biaya perjalanan makanya kita membuat harga 95.000, tapi tidak menutup kemungkinan untuk penumpang lain yang rapidnya di luar misalnya di tempat lain boleh juga," lanjutnya.

Kerjasama Lion Air Group dengan RS Mamami sudah dijalin sejak tanggal 13 Februari lalu dan terhitung sampai tanggal 14 Februari kemarin, penumpang yang mendapatkan layanan ini masih belum sampai 50 orang.

Salah satu hal yang melatarbelakangi terjadinya kerjasama ini adalah adanya kebijakan - kebijakan dari daerah yang mewajibkan para penumpang pesawat yang masuk ke daerah tertentu untuk memiliki surat keterangan hasil rapid antigen.

Melihat beberapa minggu ini, ujar Rinus, ada kebijakan - kebijakan di beberapa kabupaten seperti Sumba Timur, Ngada, Rote Ndao, Manggarai Barat dan Ende yang mewajibkan para pelaku perjalanan dalam negeri yang ingin masuk ke daerah mereka dilengkapi dengan tes antigen.

"Saya pikir bisa dibuat lagi. Sebelumnya kita hanya untuk anak dibawah umur 5 tahun jadi antigen kami adakan pertama kali di Kota Kupang karena Walikota Kupang mengeluarkan kebijakan pembatasan untuk perjalanan dalam negeri ada syaratnya, salah satunya antigen," ujar Rinus.

"Artinya kan akan menambah beban perjalanan untuk masyarakat khususnya didalam NTT. Makanya kita membantu untuk meringankan," tambahnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved