Breaking News:

Dinas PUPR Kabupaten Belu Bersihkan Material Longsor di Ruas Jalan Pantai Utara

Dinas PUPR Kabupaten Belu membersihkan material longsor yang menutup ruas jalan pantai utara dari arah Motaai-Atatapu-Lakafehan

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membersihkan material longsor di ruas jalan Motaain-Atapupu yang tertimbun longsor, Minggu (14/2/2021). 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA-----Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( Dinas PUPR) Kabupaten Belu membersihkan material longsor yang menutup ruas jalan pantai utara dari arah Motaai-Atatapu-Lakafehan, Minggu (14/2/2021). 

Longsor terjadi di sejumlah titik jalan saat hujan deras melandai Kabupaten Belu, Sabtu malam sekitar kurang lebih 3-4 jam. 

Selain karena longsor, jalan juga tertutup material seperti pasir, batu dan lumpur yang dibawa banjir dari gunung dan tebing. Kondisi ini terjadi di jalan yang agak rendah, legong serta terdapat alur sungai kering dan jalan tanpa drainase.

Kelompok Tani Mona Noa di Desa Anakoli Kembangkan Pangan Lokal dan Holtikultura

Material menutup badan jalan berkisar 5-10 centi meter sehingga kendaraan tidak bisa melintas. 

Sejak pagi, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membersihkan material menggunakan alat berat agar lalu lintas kendaraan kembali normal.

Pemkab Sumba Timur Sayangkan Informasi Penjualan Pulau di Sumba 

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, Vincent K. Laka yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, ia memimpin langsung staf untuk membersihkan material longsor di ruas jalan pantai utara

Menurut Vincent, hujan deras Sabtu malam itu mengakibatkan longsor di sejumlah titik seperti di Lakafehan, Bereluli dan Jenilu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun badan jalan yang tertutup longsor sehingga sempat macet arus lalulintas.

Saat ini kata Vincent, beberapa titik longsor sudah dibersihkan sehingga lalu lintas kendaraan kembali normal. Apalagi jalan ini merupakan jalan strategis menuju depot pertamina, pelabuhan dan jalan lintas negara. 

Vincent menambahkan, pekerjaan pembersihan material longsor masih berlanjut besok. Pasalnya ada satu titik longsor di jalan Busamatan-Raikatar yang material longsor sangat tebal dan membutuhkan alat berat eksavator.

“Semua sudah kecuali yang di busamatan (Raikatar) besok baru ditangani, soalnya longsor dan material terlalu banyak. Besok pagi kami mobilisasi excavator untuk penanganan,” ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved